Bupati Tegal Minta Jalan Gajah Mada Slawi Steril PKL
Senin, 15 Desember 2025 | 19.49

SLAWI, puskapik.com - Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman meminta untuk Jalan Gajah Mada Slawi, Kabupaten Tegal yang baru dibangun, untuk clear dari pedagang. Namun, Bupati Ischak memberikan tolerans...
SLAWI, puskapik.com - Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman meminta untuk Jalan Gajah Mada Slawi, Kabupaten Tegal yang baru dibangun, untuk clear dari pedagang.
Namun, Bupati Ischak memberikan toleransi bagi pedagang Starbuck Keliling (Starling) bisa berdagang di lokasi Jalan Gajah Mada. Namun, harus taati aturan yang berlaku.
Pantauan di lapangan, Jalan Gajah Mada Slawi telah disulap menjadi city work. Jalan menuju pusat pemerintahan Kabupaten Tegal itu, terlihat rapih dan indah. Median jalan yang berada di tengah, dibongkar.
Kondisi itu membuat jalan menjadi lebar. Sementara itu, ornamen lampu jalan juga memperindah penampilan Jalan Gajah Mada Slawi. Trotoar jalan dirapihkan dan dicat seragam. Beberapa tempat duduk disediakan bagi warga yang ingin nongkrong di Jalan Gajah Mada Slawi.
Bagi warga yang ingin olahraga dengan sepeda, disediakan jalur khusus. Kondisi itu semakin sedap dipandang dengan hadirnya video Tron di Alun-alun Hanggawana Slawi.
Sementara itu, Jalan Gajah Mada Slawi menjadi magnet baru bagi para pedagang. Tiap hari, puluhan pedagang berjejer di lokasi Jalan Gajah Mada Slawi. Terutama saat menjelang sore, para pedagang sudah mangkal di Jalan Gajah Mada Slawi.
"Kami minta pedagang di Jalan Gajah Mada clear," tegas Bupati Ischak usai resmikan GOR Trisanja Slawi, Minggu malam 14 Desember 2025.
Kendati demikian, kata dia, Bupati Ischak masih mentolerir pedagang starling atau pedagang yang menggunakan kendaraan. Bupati tidak ingin pedagang di Jalan Gajah Mada Slawi menggunakan tenda semi permanen.
Hal itu akan mengurangi keindahan Jalan Gajah Mada Slawi.
"Apalagi kalau sudah bawa kompor. Nanti buang minyak ke selokan dan buat mampet," ujar Bupati Tegal.
Kasatpol PP Kabupaten Tegal, Supriyadi mulai melakukan sosialisasi terhadap para pedagang di Jalan Gajah Mada Slawi.
Pihaknya meminta untuk para pedagang tidak membuat tenda atau bangunan semi permanen.
"Kami sudah sosialisasikan ke para pedagang, dan beberapa sudah mendapatkan surat peringatan," kata Kasatpol.
Terkait dengan pedagang Starling, Satpol PP juga tetap memberikan pembinaan. Jika aturan untuk kebersihan dan ketertiban diindahkan, maka kami akan berikan surat teguran.
"Kami akan terus sosialisasi agar Jalan Gajah Mada Slawi bisa tertib dan rapih," pungkas Supriyadi. **
Artikel Terkait

Sumur Warga Tercemar, Kelurahan Kaligangsa Salurkan Kaporit dan Tawas

Genangan Tahunan di Krandon Akhirnya Dipetakan, Penanganan Butuh Rp 2 Miliar

Genangan Air Krandon Tegal Ditangani, 250 Orang Turun Bersihkan Saluran
