Camat Bojong Cek Jalan Amblas di Gunungjati, Sudah Lapor ke DPUPR Kabupaten Tegal

Rabu, 21 Januari 2026 | 22.53
jalan ambles
Camat Bojong Mochamad Dhomiri meninjau langsung ke lokasi jalan amblas di Desa Gunungjati, Kecamatan Bojong, Kabupaten Tegal, Rabu, 21 Januari 2026. (dok)

Camat Bojong Mochamad Dhomiri mengecek lokasi jalan amblas yang memutus akses jalan utama warga di Desa Gunungjati dan sudah menghubungi DPUPR Kabupaten Tegal

TEGAL, puskapik.com – Camat Bojong Mochamad Dhomiri mengecek lokasi jalan amblas yang memutus akses utama warga, tepatnya ruas jalan Penghubung Desa Gunungjati, Desa Danasari, Desa Cikura yang menghubungkan Kecamatan Bojong dan Jatinegara, Rabu (21/1/2026).

Camat Dhomiri memastikan tingkat kerusakan dan merencanakan penanganan darurat yang nantinya menjadi dasar laporan kepada Bupati Tegal.

Amblasnya badan jalan ini diduga terjadi akibat intensitas hujan tinggi dari tanggal 19 sampai 21 Januari 2026 yang mengguyur wilayah tersebut sejak Senin malam, sehingga kondisi tanah yang labil membuat pondasi jalan tidak kuat menahan beban.

Baca Juga: Wagub Jateng Temui Lansia Pengungsi Banjir Pati yang Sempat Jatuh, Minta Supaya Diobatkan

Kondisi tersebut menyebabkan retakan besar dan penurunan permukaan jalan hingga kedalaman satu meter lebih.

"Kemarin baru kami cek kondisi jalan ini, ternyata tadi saya menerima laporan warga dan langsung mengecek kondisi di lapangan. Saat ini, jalan hanya bisa dilalui kendaraan roda dua dengan sangat hati-hati," ujar Camat Bojong di lokasi kejadian, Rabu ,21 Januari 2026.

Dhomiri menyampaikan beberapa poin penting terkait langkah yang diambil, yakni melarang kendaraan roda empat atau lebih melintasi jalur tersebut.

Sementara, pengendara roda dua diimbau tetap berhati- hati.

Langkah selanjutnya melakukan pemasangan rambu di Desa Batunyana agar kendaraan roda empat atau lebih tidak melintasi jalur tersebut, dan sebaliknya dari Desa Danasari menuju Gunungjati.

Baca Juga: Jalan Batunyana–Danasari di Bojong Tegal Amblas 1 Meter, Kendaraan Roda Empat Dialihkan

Dhomiri juga mengimbau masyarakat untuk menggunakan jalur alternatif sementara bagi kendaraan roda empat guna menghindari kerusakan yang lebih parah.

Dirinya meminta warga tetap waspada terhadap potensi longsor susulan, mengingat prakiraan cuaca menunjukkan curah hujan masih akan tinggi dalam beberapa hari ke depan.

"Secara teknis saya Camat Bojong sudah menghubungi Kepala Dinas PUPR dan Kepala Pelaksana BPBD supaya segera melakukan penanganan darurat, agar aktivitas ekonomi dan mobilitas warga tidak terhambat terlalu lama," paparnya.

Sementara itu, Ruslan salah satu sopir mengungkapkan kesedihan ketika jalur tersebut tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. Sebab, hanya akses tersebut yang bisa di akses ketika dirinya membawa muatan.

"Yang pasti jadi muter jauh kalau akses jalan ini tidak bisa dilewati," pungkas Ruslan.***

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait