Cuaca Wisata Guci Tegal Hari Ini 22 Januari 2026, Waspada Hujan Seharian

Kamis, 22 Januari 2026 | 09.17
Langit Mendung di Kabupaten Tegal
Langit Mendung di Kabupaten Tegal

Cuaca di wisata pemandian air panas Guci, Bumijawa, Kabupaten Tegal, diprakirakan hujan seharian pada Kamis, 22 Januari 2026.

SLAWI, puskapik.com - Cuaca di obyek wisata pemandian air panas Guci, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, akan terjadi hujan seharian,, hari ini Kamis, 22 Januari 2026. Hujan di wisata Guci terjadi sejak pukul 10.00 WIB hingga malam hari.

Berdasarkan prakiraan cuaca dari BMKG, sejak pukul 09.00 WIB wisata Guci berawan berawan dengan suhu 20°.

Kelembaban juga di level aman sekitar 87 persen. Sedangkan kecepatan angin hanya 9 km/ jam dengan arah angin barat laut dan jarak pandang 8 km.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Pemalang Hari Ini Kamis 22 Januari 2026 Turun Hujan Saat Siang

Sekitar pukul 10.00 WIB, cuaca wisata Guci hujan ringan dengan suhu 20°.

Kelembaban di wisata Guci sekitar 89 persen dan kecepatan angin meningkat menjadi 9 km/ jam. Untuk arah angin ke barat laut dengan jarak pandang 8 km/ jam.

Hujan sedang terjadi pukul 13.00 WIB, dengan suhu 19°. Kelembaban di wisata Guci sekitar 95 persen dan kecepatan angin 10 km/ jam. Untuk arah angin ke barat laut dengan jarak pandang 9 km/ jam.

Cuaca masih hujan sedang pada pukul 16.00 WIB dengan suhu 18° dengan kelembaban 97 persen.

Baca Juga: Cuaca Kota Tegal Kamis 22 Januari 2025 Berawan, Penyinaran Matahari Minim Beberapa Hari Terakhir

Sedangkan kecepatan angin sekitar 10 km/ jam ke arah barat dengan jarak pandang 5 km.

Cuaca hujan ringan masih terjadi hingga pukul 21.00 WIB dengan suhu 18° dan kelembaban 98 persen. Kecepatan angin 13 km/ jam ke arah barat laut dan jarak pandang kurang dari 6 km.

Pukul 23.00 WIB, cuaca tetap bertahan hujan ringan dengan suhu 18° dengan kelembaban 98 persen, dan kecepatan angin sekitar 11 km/ jam ke arah barat dengan jarak pandang 6 km.

Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap perubahan cuaca mendadak, dengan tetap membawa payung atau jas hujan saat beraktivitas di luar ruangan.

Masyarakat diharapkan terus memantau pembaruan informasi cuaca, mengingat kondisi atmosfer berpotensi mengalami perubahan secara dinamis.

Artikel Terkait