Empat Pemuda Diduga Hanyut di Sungai Ketiwon Saat Hindari Razia Sabung Ayam

Empat pemuda dilaporkan hanyut di Sungai Ketiwon setelah panik menghindari razia sabung ayam. Tim gabungan masih lakukan pencarian hingga kini.
TEGAL, puskapik.com - Empat pemuda dilaporkan diduga hanyut di Sungai Ketiwon, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur, Kota Tegal, Minggu 1 Maret 2026 malam.
Peristiwa itu terjadi setelah mereka melompat ke sungai saat berupaya menghindari razia sabung ayam yang dilakukan aparat kepolisian.
Berdasarkan laporan Posko PMI Kabupaten Tegal, kejadian bermula pada Minggu sekitar pukul 15.00 WIB.
Saat itu, empat pemuda diketahui berada di lokasi sabung ayam di Jalan Timor Timur RT 06/ RW 10, Kelurahan Panggung, Kecamatan Tegal Timur.
Baca Juga: Remaja 13 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah Nenek di Sragi Pekalongan
Tak lama berselang, aparat dari Polres Tegal Kota melakukan razia di lokasi tersebut.
Diduga panik, keempat pemuda itu kemudian menceburkan diri ke Sungai Ketiwon untuk menghindari petugas.
Namun, diduga karena tidak dapat berenang, mereka terseret arus sungai dan belum berhasil ditemukan hingga Senin 2 Maret 2026.
Kepala Markas PMI Kabupaten Tegal,, Sunarto, menyampaikan laporan awal diterima pada Minggu pukul 23.45 WIB oleh Posko SDB Tegal Timur dan diteruskan ke Tim Reaksi Cepat atau TRC BPBD Kota Tegal.
"Berdasarkan laporan tersebut, petugas gabungan langsung melakukan assessment dan koordinasi untuk upaya pencarian," kata Sunarto.
Pada Senin 2 Maret 2026 pukul 00.28 WIB, petugas TRC BPBD Kota Tegal bergerak menuju lokasi untuk melakukan pencarian informasi awal dan penilaian situasi.
Selanjutnya, koordinasi dilakukan dengan sejumlah unsur, termasuk USS Basarnas Pemalang, BPBD Kabupaten Tegal dan PMI Kabupaten Tegal.
Hingga Senin pagi, proses pencarian masih terus dilakukan dengan metode penyisiran di sepanjang aliran sungai.
Adapun identitas korban yang dilaporkan yakni MA (32) dan SM (31), keduanya warga Kabupaten Tegal.
Sementara dua lainnya, UD dan SI, yang tercatat sebagai warga Kota Tegal.
Relawan PMI Kabupaten Tegal, Ahla Dzikri menambahkan, tim gabungan yang terlibat dalam operasi pencarian terdiri atas lima personel USS Basarnas Pemalang, 10 personel BPBD Kota Tegal, lima personel BPBD Kabupaten Tegal, enam personel PMI Kabupaten Tegal, serta unsur relawan dari Galawi Rescue, UBALOKA Kwarcab Tegal dan masyarakat setempat.
"Hingga saat ini korban masih dalam proses pencarian oleh tim gabungan," ujar Dzikri.
Pihak PMI Kabupaten Tegal membuka layanan informasi melalui Posko PMI di nomor 0811 2891 113 bagi masyarakat yang membutuhkan informasi lebih lanjut terkait operasi pencarian tersebut.
Artikel Terkait

Semarak HUT ke-81 PMI di Pemalang, Warga Ikuti Senam dan Donor Darah

Berkunjung ke Batang, Wapres Gibran Jenguk Korban Keracunan MBG, Jumlah Total Capai 674 Orang

Puluhan Driver Ojol di Tegal Deklarasi Patrol, Satukan Roda Dua dan Roda Empat
