Gubernur Jateng Dorong Tegal Jadi Magnet Investasi, Bank Jateng Siap Topang Pertumbuhan

Selasa, 21 Juli 2026 | 18.38
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan arahan dalam Tegal Business Forum 2026 di Gedung Shangrila Sand, Selasa 21 Juli 2026.
Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, memberikan arahan dalam Tegal Business Forum 2026 di Gedung Shangrila Sand, Selasa 21 Juli 2026.

Gubernur Ahmad Luthfi mendorong Kota Tegal menjadi magnet investasi melalui Tegal Business Forum 2026. Bank Jateng siap mendukung pembiayaan UMKM dan sektor produktif.

TEGAL, puskapik.com - Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, mendorong Kota Tegal menjadi magnet investasi baru di kawasan Pantura melalui penyelenggaraan Tegal Business Forum 2026.

Luthfi menegaskan forum bisnis harus berorientasi pada hasil nyata, bukan sekadar seremoni.

Dalam forum yang digelar di Gedung Shangrila Sand, Selasa 21 Juli 2026, Luthfi menekankan pentingnya realisasi investasi yang konkret.

Baca Juga: Investasi Rp 480,6 Miliar Masuk Jateng, Gubernur Luthfi Resmikan DKV Printing Indonesia asal Tiongkok

"Business forum itu orientasinya hasil. Harus ada MoU, harus ada kerja sama yang langsung berdampak," ujar Luthfi.

Menurut Luthfi, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah berperan sebagai orkestrator yang mengoordinasikan kekuatan pembangunan, mulai dari pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi hingga media.

Kolaborasi pentahelix ini dinilai penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga: Layanan Speling Sentuh 9 Juta Warga, RS Harapan Sehat Tegal Perkuat Akses Kesehatan

Luthfi juga menyoroti peluang investasi dari dalam dan luar negeri yang mulai melirik Jawa Tengah, terutama di sektor padat karya.

Untuk itu, pengembangan kawasan industri terus didorong agar mampu menampung masuknya investor.

"Jawa Tengah harus siap menjadi tujuan investasi. Kita siapkan kawasan industri dan ekosistemnya," kata Luthfi.

Selain investasi besar, Luthfi menegaskan penguatan UMKM tetap menjadi prioritas.

Sekitar 4,9 juta UMKM di Jawa Tengah didorong naik kelas hingga mampu menembus pasar ekspor melalui dukungan pembiayaan dan akses pasar.

Dalam konteks pembiayaan, Direktur Utama Bank Jateng, Bambang Widiyatmoko, menyatakan pihaknya siap menjadi motor penggerak ekonomi daerah.

Bambang mengungkapkan, pertumbuhan ekonomi Kota Tegal mencapai 5,88 persen, lebih tinggi dari nasional yang sebesar 5,61 persen dan hampir setara dengan Jawa Tengah di angka 5,89 persen.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait