Ini Alasan Bupati Tegal Mas Ischak Hobi Trabas, Mengasah Kemampuan Jadi Pemimpin Hebat

Selasa, 13 Januari 2026 | 08.36
Moment Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman bersama Gibernur Jateng Ahmad Lutfi di sela-sela kegiatan Trabas, beberapa waktu lalu. (Dok)
Moment Bupati Tegal H Ischak Maulana Rohman bersama Gibernur Jateng Ahmad Lutfi di sela-sela kegiatan Trabas, beberapa waktu lalu. (Dok)

Hobi trabas Bupati Tegal Mas Ischak bukan sekadar penyaluran minat, tapi sarana melatih fokus, kepemimpinan, empati, dan ketangguhan.

SLAWI, puskapik.com – Bupati Tegal, H Ischak Maulana Rohman tak meninggalkan hobi lamanya naik motor trail. Bahkan, hobi trail bebas (trabas) jadi tren di Kabupaten Tegal.

Tak hanya masyarakat umum, tapi juga para pejabat di lingkungan Pemkab Tegal.

Ngetrail bagi sebagian orang hanya membuang waktu dan biaya. Tapi, tidak bagi para penghobi trabas. Kepuasan dan sensasi yang didapatkan melebihi apa pun.

QTerlebih saat berhasil melalui tantangan, baik tanjakan, turunan, dan melintasi sungai. Berikut manfaat menggeluti hobi trabas.

Maanfaat Trabas

1.Melatih konsentrasi dan fokus

Olahraga motor trail membutuhkan konsentrasi dan fokus tinggi. Dengan medan yang ekstrim dan mungkin berlumput, jika lengah sedikit saja bisa membahayakan diri sendiri.

Makanya, hobi trabas melatih konsentrasi dan fokus. Ini cocok dengan Bupati Ischak yang butuh konsentrasi dan fokus dalam memajukan Kabupaten Tegal.

2.Menambah relasi dan koneksi

Kebersamaan dan saling membantu satu sama lain saat kendaraannya trobel, jadi moment keakraban yang tak bisa digantikan.

Rasa persaudaraan semakin erat saat bersama-sama mengarungi medan yang berat. Bahkan, moment santai di hutan untuk ngobrol dan tertawa bersama akan mempererat silaturahmi.

Makna inilah yang dijadikan Bupati Tegal, Mas Ischak untuk menjalin relasi dan koneksi. Selain pejabat di lingkungan Pemkab Tegal, jMas Ischak juga kerap mengajak para petinggi Forkompinda untuk trabas.

Tak hanya itu, hobi Bupati Ischak juga bisa mengakrabkan dengan Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Lutfi.

3.Melatih mengambil keputusan cepat dan juga melatih mengukur kemampuan diri sendiri

Naik motor trail di medan yang sulit dibutuhkan instring yang kuat dalam mengambil keputusan. Jika salah dalam mengambil keputusan, maka motornya bisa terjatuh. Naik mobil trail juga bisa melatih mengukut kemampuan diri sendiri, karena para penghobi trabas tidak akan nekat jika medan yang dilalui tidak bisa dilakukan dirinya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait