Ketua ADRI Jateng Usung Misi Kolaborasi dan Produktivitas Dosen

Ketua ADRI Jateng Prof Taufiqulloh dorong kolaborasi lintas kampus dan produktivitas dosen menulis serta riset bereputasi internasional.
TEGAL,puskapik.com - Ahli Dosen Republik Indonesia (ADRI) Jateng, memiliki tugas yang cukup menantang, untuk lima tahun kedepan. Salah satunya mengusung misi penting, menjadi motor penggerak kolaborasi lintas kampus, atau kerjasama antarperguruan tinggi.
Organisasi itu akan selalu memberi dukungan kerjasama antarkampus, baik dengan perguruan tinggi di dalam negeri maupun luar negeri, dan merupakan salah satu misi dari tiga pilar utama yang diprioritaskan.
Itu setelah Prof Dr Taufiqulloh MHum dilantik kembali, untuk kali kedua, periode 2026-2030, sebagai Ketua Harian Dewan Pimpinan Daerah (DPD) ADRI Jateng. Dia dilantik langsung oleh Ketua Umum DPP ADRI Prof Dr Achmad Fathoni Rodli MPd. di Hotel Louise Kiene Jl Pemuda, Semarang, Sabtu (14/2).
Baca Juga: Empat Kapal Nelayan Asemdoyong yang Hanyut Berhasil Dievakuasi
Dia yang juga menjabat Rektor Universitas Pancasakti (UPS) Tegal, menilai jabatan diperiode kedua yang diembannya, menjadi momentum penting bagi pengurus dan jajaran anggotanya, berjuang keras mengonsolidasi para pakar dan akademisi di Jateng.
Khususnya dalam menghadapi tantangan global. Antara lain, dengan mengusung visi besar untuk membawa ADRI Jateng sebagai motor penggerak kolaborasi lintas kampus. ''ADRI harus hadir sebagai rumah besar kolaborasi keilmuan. Kita dorong dosen dan para ahli Jawa Tengah untuk lebih produktif meneliti, menulis, dan berkontribusi nyata bagi masyarakat. Kolaborasi internasional bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan strategis,'' tandas Prof Taufiqulloh.
Penguatan Kolaborasi
Dia pun menegaskan, di bawah kepemimpinannya, DPD ADRI Jateng akan fokus pada tiga pilar utama. Pertama adalah, penguatan kolaborasi antarperguruan tinggi. Kedua, peningkatan kapasitas riset dan publikasi bereputasi internasional. Ketiga adalah, perluasan kemitraan strategis dengan dunia industri dan mitra luar negeri.
Sejurus dengan visi dan misi besar itu, di rangkaian acara pelantikan, juga langsung digelar kegiatan bertajuk ''International Seminar on Education and Economics''. Juga kegiatan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) internasional.
Salah satunya, kerja sama antara Universitas iVET Semarang dengan EIILM Kolkata, India. Hal itu sebagai salah satu bukti, kampus-kampus di Jateng mulai mengakselerasi program visiting professor, riset kolaboratif lintas negara, hingga student mobility.



