KONI Kabupaten Tegal Tinjau Kesiapan Atlet Menembak, Berpotensi Raih Prestasi

Minggu, 11 Januari 2026 | 18.18
Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo dan Ketua Bidang Litbang, Christian Emanuel melihat latihan atlet di Lapangan Tembak 10 Meter, Kompleks Polsek Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu 11 Januari 2026.
Ketua KONI Kabupaten Tegal, Bambang Asmoyo dan Ketua Bidang Litbang, Christian Emanuel melihat latihan atlet di Lapangan Tembak 10 Meter, Kompleks Polsek Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu 11 Januari 2026.

Penguatan mental dan resiliensi warga Rusun STPL Bekasi jadi fokus KKN Universitas Bhayangkara Jaya lewat pelatihan resiliensi dan growth mindset.

SLAWI, puskapik.com - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Tegal tinjau tempat dan atlet cabang olahraga menembak di Lapangan Tembak 10 Meter, Kompleks Polsek Balapulang, Kabupaten Tegal, Minggu 11 Januari 2026.

Dalam tinjauan itu, KONI menilai para atlet menembak punya peluang berprestasi di tingkat lebih tinggi.

Tinjauan itu dipimpin Ketua KONI Kabupaten Tegal Bambang Asmoyo dan Ketua Bidang Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Christian Emanuel.

Baca Juga: Mundur dari Komite Pemekaran Brebes, Agus Sutiono Ungkap Perbedaan Prinsip dan Risiko Logo Pemda

Dalam kegiatan itu, dilakukan dengan proses latihan atlet, kondisi sarana dan prasarana, serta metode pembinaan yang diterapkan oleh pelatih.

"Cabang olahraga menembak memiliki potensi besar untuk memberikan kontribusi prestasi bagi Kabupaten Tegal, baik di tingkat regional maupun nasional," kata Bambang Asmoyo.

Menurut dia, cabang olahraga menembak memiliki peluang besar untuk meraih prestasi.

Baca Juga: Masyarakat Pemalang Banyak Hidup Kekurangan

Pembinaan harus dilakukan secara terarah, berkelanjutan, serta didukung fasilitas latihan yang memadai dan aman.

Ia juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara pengurus cabang olahraga, pelatih, dan KONI agar proses pembinaan berjalan maksimal dan mampu mencetak atlet berdaya saing tinggi.

“KONI hadir untuk memastikan atlet mendapatkan pendampingan optimal, mulai dari program latihan, dukungan sarana prasarana, hingga kesiapan menghadapi kejuaraan,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Litbang KONI Kabupaten Tegal, Christian Emanuel, menyampaikan bahwa evaluasi program latihan menjadi fokus utama Litbang dalam mendukung peningkatan prestasi atlet.

“Kami melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkala agar program latihan benar-benar efektif dan sesuai dengan kebutuhan atlet,” jelas Christian.

Ia menambahkan, hasil peninjauan tersebut akan dijadikan bahan kajian untuk meningkatkan performa atlet, baik dari sisi teknik, konsistensi latihan, maupun kesiapan mental dalam menghadapi kompetisi.

“Pendekatan berbasis evaluasi dan data sangat penting untuk mendorong peningkatan prestasi atlet menembak,” ungkapnya.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait