Waspada, Jembatan Srengseng-Jatilaba Margasari Tegal Membahayakan, Kondisinya Rusak Berlubang

Jumat, 24 Oktober 2025 | 23.54

SLAWI, puskapik.com - Lubang di tengah jembatan dikhawatirkan akan membelah jembatan di perbatasan Desa Srengseng Kecamatan Pagerbarang dan Desa Jatilaba Kecamatan Margasari di Kabupaten Tegal. Jembat...

SLAWI, puskapik.com - Lubang di tengah jembatan dikhawatirkan akan membelah jembatan di perbatasan Desa Srengseng Kecamatan Pagerbarang dan Desa Jatilaba Kecamatan Margasari di Kabupaten Tegal. Jembatan alternatif dari Kabupaten Brebes menuju Purwokerto itu, rawan menimbulkan kecelakaan. Pantauan di lapangan, jembatan yang berada di perbatasan Desa Srengseng Kecamatan Pagerbarang dan Desa Jatilaba Kecamatan Margasari itu, kondisinya sangat membahayakan. Kondisi jembatan setelah belokan di ujung Desa Srengseng ini, terdapat belahan di tengah jembatan. Lebar belahan jembatan sekitar 10 centimeter dengan panjang sekitar 10 meter dari 15 meter panjang jembatan tersebut. Jika pengendara tidak berhati-hati, roda motor bisa masuk lubang tengah jembatan tersebut. Kondisi sangat membahayakan saat turun hujan. Lubang tengah jembatan terisi air, sehingga pengendara sangat berpotensi besar masuk lubang. Tak hanya jembatan yang rusak, jalan di Desa Srengseng dan Desa Jatilaba juga beberapa berlubang. Lubang jalan paling parah di Srengseng. Namun, jalan dari Srengseng hingga Pagerbarang sudah dilakukan perbaikan tambal sulam. Pengendara motor asal Slawi, Desto (30) mengatakan, beberapa kali melewati jembatan perbatasan Srengseng dan Jatilaba dan kondisinya memang membahayakan. Di tengah jembatan yang terdapat lubang kerap membuat pengendara harus menghindarinya. Apalagi jembatan itu lebih rendah dari jalan arah Pagerbarang dan arah Margasari, sehingga saat laju kendaraan cepat harus ekstra berhati-hati. "Beberapa ruas jalan Desa Srengseng dan Desa Jatilaba juga rusak. Tapi, di Jatilaba tengah diperbaiki dengan menggunakan beton," beber Desto. Pihaknya berharap agar lubang di tengah jembatan tersebut segera diperbaiki. Hal itu dikarenakan rawan kecelakaan. Hal itu dibenarkan Kades Jatilaba, Jumadi. Ia menuturkan, lubang jalan itu sudah cukup lama. Kondisi itu sempat diperbaiki, namun kembali berlubang di tengah jembatan. "Sampai saat ini belum ada informasi kecelakaan di lokasi jembatan itu. Semoga saja tidak terjadi kecelakaan," harapnya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Tegal, Teguh Dwijanto menyampaikan terimakasih atas informasi yang disampaikan. "Kami akan cek ke lokasi jembatan ini," katanya. **

Artikel Terkait