Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Truk KDMP di Pantura Tegal

Polisi ungkap kronologi kecelakaan truk KDMP di Pantura Tegal, melibatkan mobil dan becak, pengemudi truk luka, penyelidikan masih berlangsung.
TEGAL, puskapik.com - Kecelakaan yang melibatkan truk Koperasi Desa Merah Putih atau KDMP di jalur Pantura Kota Tegal, Kamis 19 Maret 2026, akhirnya mendapat penjelasan dari pihak kepolisian.
Insiden ini ternyata tidak hanya melibatkan becak, tetapi juga sebuah mobil pribadi.
Peristiwa terjadi di Jalan Kolonel Sugiono, Kelurahan Kemandungan Lor, Kecamatan Tegal Barat, sekitar pukul 14.00 WIB.
Baca Juga: Truk KDMP Terlibat Kecelakaan Maut di Pantura Tegal, Tukang Becak Diduga Jadi Korban
Truk Mitsubishi Fuso Canter yang melaju dari arah barat ke timur diduga menabrak kendaraan di depannya sebelum akhirnya oleng dan menghantam becak di sisi kiri jalan.
Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas atau Satlantas Polres Tegal Kota, Ipda Agung Laksana, membenarkan kejadian tersebut.
"Ya, kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Kolonel Sugiono," ujar Agung dalam keterangan resmi Kamis sore.
Baca Juga: Mobil Pemudik Tabrak Bus Mogok di Jalur One Way, 2 Tewas
Agung menjelaskan, tabrakan bermula saat truk menghantam kendaraan di depannya, yakni mobil Honda Brio, sebelum kehilangan kendali.
"Truk nabrak Brio, kemudian oleng dan mengenai pengendara becak yang berada di sisi kiri jalan," jelas Agung.
Akibat kejadian tersebut, pengemudi truk berinisial AS (45) warga Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, mengalami luka benturan pada tangan dan kaki.
AS kini menjalani perawatan di RSU Islam Harapan Anda.
Sementara itu, pengemudi mobil Honda Brio berinisial SR (31) warga Kelurahan Tegalsari, dilaporkan selamat meski kendaraannya mengalami kerusakan di bagian belakang.
Nasib nahas dialami pengemudi becak yang hingga kini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. Identitas korban masih dalam proses pendataan petugas.
Peristiwa ini kembali menyoroti tingginya risiko kecelakaan di jalur Pantura, terutama yang melibatkan kendaraan berat dan pengguna jalan rentan.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan.
Petugas telah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP serta meminta keterangan sejumlah saksi.
"Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar selalu menjaga jarak aman dan berhati-hati saat berkendara," pungkas Agung. **
Artikel Terkait

GTR Ultra 2026 Jelajahi 3 Gunung Jawa Tengah, Gerakkan Ekonomi Desa Rp4,5 Miliar

Empat Emas dari Kolam Kramat, Atlet POSSI Kota Tegal Warming Up Menuju Porprov Jateng

1.317 Pelajar di Kabupaten Tegal Semarakkan Islamic Youth Festival JSIT Indonesia 2026
