Rayhan Makarim Klaim Realisasi Empat Sektor Prioritas di Tegal Selatan

Rayhan Makarim memaparkan capaian hampir dua tahun di Tegal Selatan, dengan fokus pada empat sektor: pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan, serta infrastruktur dan hunian layak.
TEGAL, puskapik.com - Anggota Fraksi Amanat Persatuan DPRD Kota Tegal, Tengku Rayhan Makarim, memaparkan capaian kinerja selama hampir dua tahun menjabat dalam kegiatan reses Masa Persidangan III Tahun Sidang 2025/ 2026.
Kegiatan tersebut digelar di Jalan Jalak Barat Gang 1, Kecamatan Tegal Selatan, belum lama ini dan dihadiri masyarakat serta unsur pemerintah daerah.
Dalam pemaparannya, Rayhan menegaskan bahwa realisasi program difokuskan pada empat sektor prioritas, yakni pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan serta infrastruktur dan hunian layak.
Baca Juga: Dilantik Jadi Ketua Kwarcab Tegal, Kak Nilna: Niatkan Berkhidmat untuk Pramuka, Jangan ‘Nggerundel’
"Selama hampir dua tahun menjabat, kami fokus merealisasikan program di empat sektor prioritas, mulai dari pendidikan, kesehatan, ketenagakerjaan hingga infrastruktur dan hunian layak," ujar Rayhan.
Di sektor pendidikan, Rayhan menekankan peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui penguatan kapasitas tenaga pendidik.
Program tersebut diwujudkan lewat berbagai workshop bagi guru dan kepala sekolah yang melibatkan Dinas Pendidikan Kota Tegal serta narasumber tingkat provinsi.
Baca Juga: Tips Menghemat Uang untuk Pelajar yang Sering Kalap Belanja
Sementara di bidang kesehatan, pihaknya melakukan pendampingan pengurusan BPJS Kesehatan, khususnya bagi warga yang mengalami kendala kepesertaan aktif saat membutuhkan layanan darurat di IGD.
"Pendampingan ini penting agar masyarakat tetap bisa mendapatkan layanan kesehatan saat kondisi darurat," katanya.
Pada sektor ketenagakerjaan, Rayhan menyebut pihaknya turut mengawal proses administrasi Pekerja Migran Indonesia atau PMI asal Kota Tegal agar dapat bekerja secara resmi di luar negeri, termasuk ke Taiwan, melalui koordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian.
Adapun di sektor infrastruktur dan hunian layak, sejumlah program telah direalisasikan melalui kerja sama dengan DPUPR, seperti pavingisasi, perbaikan drainase hingga bantuan rumah melalui program Rumah Unggul Sistem Panel Instan atau Ruspin.
Menurut Rayhan, reses bukan sekadar menyerap aspirasi, tetapi menjadi momentum untuk menunjukkan realisasi program yang telah dijalankan.
"Reses ini bukan lagi soal janji, tapi menjadi ruang untuk menunjukkan apa saja yang sudah kami kerjakan dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," tegas Rayhan.
Rayhan juga mengajak masyarakat memperkuat nilai sosial dalam kehidupan sehari-hari, seperti saling memaafkan, meminta tolong dan berterima kasih sebagai bagian dari prinsip memanusiakan manusia. **


