Turnamen Domino di Tegal Jadi Ajang Pembibitan Atlet ORADO

Minggu, 27 September 2026 | 14.02 WIB
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mencoba permainan domino 101, usai membuka Turnamen Piala Panglima TNI yang digelar di Markas Kodim 0712 Tegal, Minggu 27 September 2026.
Wali Kota Tegal, Dedy Yon Supriyono, mencoba permainan domino 101, usai membuka Turnamen Piala Panglima TNI yang digelar di Markas Kodim 0712 Tegal, Minggu 27 September 2026.

Open Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI di Tegal menjadi ajang kompetisi sekaligus pembibitan atlet ORADO. Turnamen diikuti masyarakat umum dan unsur TNI.

TEGAL, puskapik.com - Permainan domino yang selama ini identik dengan hiburan santai, kini tampil sebagai olahraga kompetitif.

Hal itu terlihat dalam Open Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI yang digelar di Markas Kodim 0712 Tegal, Minggu 27 September 2026.

Turnamen tersebut menjadi bagian dari peringatan HUT ke-81 TNI, sekaligus rangkaian kegiatan pemecahan Rekor MURI yang digelar serentak secara nasional.

Baca Juga: Bangun Pagi Bahagia, Cerita Tiga Sahabat yang Tak Selalu Sampai Bersama

Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi ruang interaksi antara TNI dan masyarakat.

Peserta yang terlibat tidak hanya dari kalangan militer, tetapi juga masyarakat umum yang ikut meramaikan pertandingan.

Komandan Kodim 0712 Tegal, Letkol Inf Rachmat Ferdiantono, menegaskan bahwa kegiatan olahraga seperti ini menjadi medium memperkuat kedekatan TNI dengan rakyat.

Baca Juga: Event Lari di Jateng Kian Menjamur, Wisata dan Ekonomi Daerah Tumbuh Subur

"Turnamen ini menjadi ruang kebersamaan antara TNI, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat," ujar Rachmat.

Rachmat menyebut, tema HUT ke-81 TNI, 'TNI Kuat Bersama Rakyat, Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur', menjadi landasan utama penyelenggaraan kegiatan tersebut.

Menurut Rachmat, kekuatan TNI tidak bisa dilepaskan dari dukungan masyarakat.

Karena itu, kegiatan yang melibatkan partisipasi publik dinilai penting untuk menjaga hubungan tersebut tetap erat.

Dalam kesempatan itu, Rachmat juga menyikapi perkembangan domino, sebagai cabang olahraga yang kini memiliki aturan baku dan sistem kompetisi melalui organisasi resmi, ORADO atau Federasi Olahraga Domino Nasional.

"Domino bukan cuma hiburan, tetapi juga melatih konsentrasi, ketelitian, kecermatan dan pengendalian emosi," kata Rachmat.

Calon Ketua Pengurus Cabang ORADO Kota Tegal, Hendra Zein Al Haddad mengatakan, turnamen ini merupakan bagian dari agenda nasional yang didukung Mabes TNI.

"Kegiatan ini digelar serentak di berbagai daerah dan Kota Tegal menjadi salah satu lokasi penyelenggaraan," ujar Hendra.

Menurut Hendra, peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat umum hingga unsur TNI dari berbagai matra, seperti TNI AD, AU dan AL.

"Mayoritas dari masyarakat umum, tapi juga ada dari Kodim dan unsur TNI lainnya," kata Hendra.

Hendra menambahkan, turnamen ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi langkah awal pembinaan atlet domino serta pembentukan kepengurusan ORADO di daerah.

ORADO sendiri, masih tergolong cabang olahraga baru, yang tengah dikembangkan agar dapat masuk dalam sistem pembinaan olahraga nasional.

Dari sisi kompetisi, panitia menyediakan total hadiah uang pembinaan jutaan rupiah. Juara pertama memperoleh Rp 5 juta, juara kedua Rp 4 juta dan juara ketiga Rp 2 juta.

Setiap regu terdiri dari dua orang yang bertanding dalam format tim, sehingga strategi dan kekompakan menjadi kunci utama dalam permainan.

"Mudah-mudahan dengan turnamen ini domino tidak hanya dikenal sebagai permainan rekreasi, tetapi juga berkembang sebagai olahraga prestasi," harap Hendra. **

Artikel Terkait