Liburan Lebaran Idul Fitri 2026, Pasar Slumpring Cempaka Tegal Jadi Favorit Pengunjung

Rabu, 25 Maret 2026 | 14.40
Sejumlah pengunjung menikmati makanan di Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu 25 Maret 2026. (Guntur)
Sejumlah pengunjung menikmati makanan di Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, Rabu 25 Maret 2026. (Guntur)

Pasar Slumpring menjadi favorit libur Lebaran 2026, dengan lonjakan pengunjung hingga 50% menikmati jajanan tradisional dan suasana desa.

SLAWI, puskapik.com - Pasar Slumpring di Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal agaknya menjadi tempat favorit untuk menghabiskan musim liburan Lebaran Idul Fitri 2026. Pasalnya, Pasar Slumpring yang menjajakan makanan tradisional itu, mengalami peningkatan pengunjung hingga 50 persen.

"Pasar Slumpring biasanya buka hanya setiap hari Minggu. Namun, untuk liburan Lebaran dibuka mulai H+1 hingga H+4 Lebaran," kata Ketua Pokdarwis Desa Cempaka, Abdul Hayyi, Rabu (25/3/2026).

Pasar Slumpring jadi tempat favorit warga Kabupaten Tegal dan sekitarnya untuk menghabiskan liburan Lebaran tahun ini.

Baca Juga: Momen Gubernur Ahmad Luthfi Tolong Korban Laka Lantas di Gombel, Bantu Evakuasi dan Panggilkan Ambulans

Setelah kenyang dengan opor ayam dan makanan khas Lebaran lainnya, Pasar Slumpring agaknya bisa mengembalikan selera makan para pengunjung. Pasalnya, Pasar Slumpring menyuguhkan aneka makanan dan jajanan tradisional yang sudah jarang ditemukan di pasar-pasar modern.

Lokasi Pasar Slumpring di Desa Cempaka yang cukup jauh dari pusat kota Kecamatan Bumijawa, tak menjadikan alasan untuk tidak berkunjung ke wisata ini. Bahkan, jalan menuju Pasar Slumpring menjadi bagian dari wisata alam, karena pemandangan di sepanjang jalan tersebut sangat indah.

Tak hanya Pasar Slumpring, lokasi wisata tersebut juga terdapat berbagai macam wahana. Seperti halnya, panggung hiburan musik tradisional, mainan tradisional, dan pemandian Tuk Mudal alami. Pengunjung juga bisa menikmati keindahan alam Desa Cempaka yang berada di lereng Gunung Slamet.

Baca Juga: Usai Lebaran, Gubernur Luthfi Warning ASN: Jangan Kendur, Pelayanan Harus Makin Ngebut

Hayyi mengatakan, selama liburan Lebaran, jumlah pengunjung mengalami peningkatan drastis. Ia tidak menyangka bahwa pengunjung bisa mengalami peningkatan hingga 50 persen. Biasanya, pengunjung sekitar 700 orang tiap Minggu, namun selama liburan Lebaran mencapai lebih dari 1.000 orang.

"Tidak ada kenaikan tiket masuk hanya Rp5 ribu perorang. Harga tiap koin juga sama Rp2.500," terang mantan Kades Cempaka itu.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait