Sebulan Penuh Ditutup, Pantai Indah Kemangi Kendal Buka Kembali Saat Lebaran

Objek wisata Pantai Indah Kemangi Kendal ditutup sementara selama Ramadan sebagai bentuk penghormatan bulan suci dan akan kembali dibuka saat Lebaran.
KENDAL, puskapik.com – Memasuki bulan suci Ramadan, sejumlah tempat wisata di Kabupaten Kendal menghentikan operasionalnya untuk sementara waktu. Salah satunya objek wisata Pantai Indah Kemangi yang berada di Desa Jungsemi, Kecamatan Kangkung.
Objek wisata pantai tersebut diputuskan tutup total selama bulan Ramadan. Penutupan terlihat dari adanya spanduk pemberitahuan yang terpasang di gapura loket pintu masuk kawasan wisata.
Dalam spanduk tersebut tertulis bahwa kawasan wisata Pantai Indah Kemangi tidak beroperasi selama bulan suci Ramadan.
Baca Juga: Polres Tegal Pastikan Stok BBM di SPBU Mencukupi Jelang Idul Fitri
Pantauan di lokasi, suasana kawasan wisata tampak lengang. Tidak terlihat aktivitas pengunjung seperti biasanya. Hanya beberapa petugas yang berjaga di sekitar area pantai.
Selain itu, deretan warung milik pedagang, tempat usaha, serta berbagai wahana permainan yang biasanya menjadi daya tarik pengunjung juga tampak tutup.
Padahal, Pantai Indah Kemangi selama ini dikenal sebagai salah satu destinasi wisata pantai yang cukup populer di Kabupaten Kendal dan sering dikunjungi wisatawan, terutama saat akhir pekan.
Kepala Desa Jungsemi, Dasuki, mengatakan penutupan sementara kawasan wisata tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan suci Ramadan.
“Penutupan ini sebagai bentuk penghormatan terhadap bulan Ramadan. Selain itu juga memberi kesempatan bagi pengelola dan pedagang untuk beristirahat selama bulan puasa,” ujarnya.
Baca Juga: Ngabuburit dengan Pengajian, Ratusan Lansia di Rowosari Kendal Isi Ramadan dengan Belajar Agama
Menurutnya, objek wisata Pantai Indah Kemangi rencananya akan kembali dibuka untuk pengunjung saat momen Hari Raya Idul Fitri.
Sementara itu, sejumlah pedagang yang biasanya berjualan di area pantai memanfaatkan masa penutupan tersebut untuk melakukan aktivitas lain di rumah.
Salah satu pemilik warung, Tohari, mengaku tetap mendukung kebijakan penutupan sementara selama Ramadan.
Ia mengatakan selama bulan puasa dirinya lebih banyak beraktivitas di rumah dan akan kembali berjualan setelah kawasan wisata dibuka kembali.
“Selama Ramadan biasanya saya di rumah dulu. Nanti setelah Lebaran baru kembali berjualan di pantai,” katanya.
Artikel Terkait

Healing Murah di Telaga Biru Pemalang, Pengunjung Bisa Nikmati Terapi Ikan

Obyek Wisata Pulau Cemara Brebes Masuk 7 Besar JETA

TK–PAUD Gita Smart Tegal Gelar Fun Educatioan Outbond di D'Las Serang Purbalingga
