Gringsing Batang Diproyeksikan Jadi Kawasan Kota Baru, Masuk RPJMN

Senin, 7 September 2026 | 21.18
Bupati Batang M Faiz Kurniawan
Bupati Batang M Faiz Kurniawan

Gringsing wilayah kecamatan di timur Kabupaten Batang diproyeksikan menjadi kawasan perkotaan modern yang telah masuk dalam RPJMN Pemerintah pusat

BATANG, puskapik.com - Gringsing wilayah kecamatan di timur Kabupaten Batang diproyeksikan menjadi kawasan perkotaan modern.

Gringsing masuk sembilan kota yang diinginkan Presiden menjadi Kota Baru.

Wilayah yang berbatasan dengan Kecamatan Weleri, Kabupaten Kendal masuk Agenda Nasional 50 Kota Baru yang masuk RPJMN seiring kehadiran Kawasan Industri Terpadu Batang - Kawasan Ekonomi Khusus (KITB-KEK) Industropolis Batang.

Baca Juga: Perubahan APBD Pekalongan 2026: Pendapatan Turun, Belanja Naik Rp34,8 Miliar

Pengembangan wilayah dimulai menghadirkan ekosistem perkotaan yang lengkap mulai dari Ruang Terbuka Hijau (RTH), pasar, terminal, hingga berbagai infrastruktur pendukung.

"Menjadi kebanggaan, Batang termasuk 9 kota prioritas yang ingin dibuat oleh Presiden menjadi Kota Baru. Selain itu masuk dalam RPJMN,"tandas Bupati Batang M Faiz Kurniawan, Senin 7 September 2026.

Dia menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mengawal KEK Industripolis Batang yang merupakan proyek strategis, sekaligus membangun wilayah Gringsing menjadi Kota Baru.

Pengembangan wilayah dimulai menghadirkan ekosistem perkotaan yang lengkap mulai dari Ruang Terbuka Hijau (RTH), pasar, terminal, hingga berbagai infrastruktur pendukung.

"Kami bangun kawasan Gringsing, mulai pembangunan ruang terbuka hijau (RTH) terus pasar, terminal, dan lain sebagainya. Intinya menargetkan ke depan Gringsing menjadi Kota Baru,” katanya.

Dia menuturkan pijakan pengembangan Gringsing sebagai kawasan penyangga utama KEK Industripolis Batang berpatokan pada kebijakan pemerintah pusat terkait keberadaan kawasan industri di Batang.

Baca Juga: Kemarau Panjang, Pemkot Tegal Salurkan 205.000 Liter Air ke 29 Ribu Warga

"Dasarnya adalah Perpres terkait dengan kawasan KITB, di mana di sana diusulkan Gringsing menjadi kawasan penyangga untuk menunjang aktivitas industri yang masuk Agenda Nasional 50 Kota Baru,"jelas Bupati Faiz.

Langkah Pemkab Batang merancang Gringsing kawasan penunjang itu sejalan dengan arah Pembangunan Nasional.

Batang masuk dalam deretan wilayah prioritas pengembangan kawasan urban baru di Indonesia.

Bupati Faiz bergerak cepat mengarahkan instansi menyusun dan mengusulkan masterplan kawasan Kota Baru kepada pemerintah pusat.

Halaman 1 dari 2