Hujan Lebat Robohkan Gudang SDN Proyonanggan 3, BPBD Gerak Cepat Lakukan Penanganan

Senin, 8 Desember 2025 | 01.14
Hujan Lebat Robohkan Gudang SDN Proyonanggan 3, BPBD Gerak Cepat Lakukan Penanganan

BATANG, puskapik.com - Sebuah bangunan gudang di kompleks SDN Negeri Proyonanggan 3 Batang roboh setelah kawasan Kecamatan Batang diguyur hujan deras disertai angin kencang, sekitar pukul 10.30 WIB. B...

BATANG, puskapik.com - Sebuah bangunan gudang di kompleks SDN Negeri Proyonanggan 3 Batang roboh setelah kawasan Kecamatan Batang diguyur hujan deras disertai angin kencang, sekitar pukul 10.30 WIB. Bangunan tersebut sebelumnya merupakan ruang kelas lama yang sudah tidak digunakan dan dialihfungsikan sebagai gudang penyimpanan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Batang Muhamad Fajri mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat menyebabkan beberapa titik di Kota Batang tergenang. Kondisi cuaca ekstrem itu diduga menjadi pemicu robohnya bangunan tua tersebut. “Dilaporkan oleh pihak Kelurahan Proyonanggan Selatan bahwa ada gudang sekolah, bukan ruang kelas aktif yang tiba-tiba roboh karena hujan sangat lebat dan angin,” katanya, saat ditemui di Kantor BPBD Batang, Kabupaten Batang. Runtuhan bangunan itu menimpa dua rumah warga yang berada tepat di sebelah gudang. Salah satu penghuni rumah sempat mendengar suara gemuruh dan berhasil menyelamatkan diri, sementara satu warga lainnya mengalami luka-luka karena tidak sempat menghindar. “Korban langsung ditolong warga dan perangkat kelurahan. Kami mengimbau untuk segera dibawa ke puskesmas,” ungkapnya. BPBD Batang telah berkoordinasi dengan Kelurahan Proyonanggan Selatan untuk penanganan awal. Pembersihan puing-puing rumah warga akan menjadi prioritas. “Sementara untuk pembersihan puing-puing bangunan sekolah, BPBD menyerahkannya kepada Disdikbud Batang, karena membutuhkan tenaga profesional mengingat adanya balok dan material berat yang berpotensi membahayakan,” jelasnya. BPBD mengimbau, agar masyarakat tetap waspada terhadap potensi bencana serupa mengingat intensitas hujan diperkirakan meningkat dalam beberapa pekan ke depan. Muhamad Fajri menyebutkan, besok pembersihan puing-puing dilakukan dulu di rumah warga. Kami bantu logistik untuk kerja bakti dan menyediakan terpal sebagai perlindungan darurat. Sementara itu, Kepala SDN Proyonanggan 3 Batang Esty Yuni Partiwi memastikan, tidak ada siswa yang menjadi korban karena kejadian berlangsung setelah jam pulang sekolah. “Pada waktu kejadian, pelajar sudah pulang. Jadi tidak ada korban dari anak-anak,” ujar dia. Ia menjelaskan bangunan yang roboh merupakan konstruksi lama yang usianya diperkirakan sudah puluhan tahun. Menurut penuturan warga, bangunan itu dahulu merupakan sekolah rakyat pada era 1950–1960-an. Lokasi tersebut kemudian menjadi SDN Proyonanggan 8, dan setelah penggabungan tahun 2012 menjadi bagian dari SDN Proyonanggan 3. “Tadi pihak Pemkab Batang sudah meninjau langsung untuk mendata kerusakan dan menentukan langkah pembersihan. Karena kondisinya berbahaya, harus dicek oleh BPBD dan instansi terkait terlebih dahulu,” pungkasnya. **

Artikel Terkait