PWNU Jateng Peringati Satu Abad NU di Batang, Usung Tema Kemanusiaan

Minggu, 1 Februari 2026 | 19.30
Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin
Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin

PWNU Jawa Tengah memperingati satu abad NU Masehi lewat Apel Kemanusiaan di Batang sebagai penguatan peran NU dalam khidmah sosial dan penanggulangan bencana.

BATANG, puskapik.com - Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah memperingati Hari Lahir (Harlah) satu abad NU dalam hitungan Masehi dengan menggelar Apel Kemanusiaan yang dipusatkan di Kabupaten Batang.

Ketua PWNU Jawa Tengah Abdul Ghaffar Rozin mengatakan, peringatan satu abad NU menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan peran organisasi dalam menjawab persoalan kemanusiaan, khususnya di wilayah yang rawan bencana seperti Jawa Tengah.

“Kita memperingati 100 tahun lahirnya Nahdlatul Ulama dalam hitungan Masehi. Ini menjadi lahan pembuktian bahwa pada abad kedua nanti NU harus hadir lebih kuat, lebih siap, dan lebih bermanfaat bagi masyarakat,” katanya usai apel kemanusiaan di Alun-Alun Batang, Kabupaten Batang, Minggu (1/2/2026).

Baca Juga: Buku Santri Brambang Persembahan Polres Brebes di Harlah Ke 100 NU

Ia menilai tema kemanusiaan diangkat karena kondisi geografis Indonesia yang berada di kawasan rawan bencana, ditambah tantangan dalam pengelolaan lingkungan. Karena itu, NU didorong memperkuat khidmah melalui berbagai lembaga dan badan otonom agar semakin responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Rangkaian kegiatan peringatan satu abad NU di Batang diawali dengan pelayanan langsung kepada masyarakat. PWNU Jateng membuka layanan kesehatan, konsultasi hukum, serta layanan wakaf,” jelasnya.

Menurut Ghaffar, layanan kesehatan didukung Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah melalui Rumah Sakit Amino dengan menghadirkan dokter penyakit dalam dan dokter kesehatan jiwa. Selain itu, tersedia pemeriksaan kesehatan dasar seperti cek gula darah dan tekanan darah, serta pembagian obat-obatan.

Baca Juga: Ribuan Warga Nahdliyin Bersama Bupati Istighosah Kubro Harlah 100 NU di Alun-Alun Brebes

“Kami ingin masyarakat yang hadir di sini sehat jasmani dan rohani. Karena itu ada dokter penyakit jiwa juga, selain layanan kesehatan umum,” harapnya.

PWNU Jateng juga membuka stan konsultasi hukum bagi masyarakat yang menghadapi persoalan hukum, baik individu maupun lembaga seperti sekolah dan pesantren. Layanan ini sekaligus menjadi respons atas diberlakukannya ketentuan hukum baru di awal tahun.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait