100 Warga Terlaya Brebes Jalani Tracing TBC, Sampel Dahak hingga Rontgen

Kamis, 24 September 2026 | 15.28 WIB
Puskesmas Bantarkawung menggelar tracing TBC di Desa Terlaya.
Puskesmas Bantarkawung menggelar tracing TBC di Desa Terlaya.

Sebanyak 100 warga Desa Terlaya, Brebes, menjalani tracing TBC oleh Puskesmas Bantarkawung untuk mendeteksi penularan dan mencegah penyebaran sejak dini.

BREBES, puskapik.com– Sebanyak 100 warga Desa Terlaya, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, menjalani tracing TBC di Kantor Desa Terlaya, Kamis, 24 September 2026.

Pemeriksaan dilakukan oleh tim medis Puskesmas Bantarkawung untuk mendeteksi kemungkinan penularan sejak dini.

Kegiatan dimulai pukul 08.30 WIB. Warga yang mengikuti tracing menjalani sejumlah pemeriksaan, mulai dari cek gula darah, pengukuran berat dan tinggi badan, pemeriksaan riwayat penyakit, pengambilan sampel dahak hingga rontgen.

Kepala UOBF Puskesmas Bantarkawung, Supardi, mengatakan, tracing menyasar warga yang memiliki kontak erat dengan penderita, termasuk keluarga dan tetangga di sekitar.

Baca Juga: DPD LDII Pemalang Siap Bersinergi dengan Kodim 0711 Pemalang

Menurut dia, pemeriksaan tersebut dilakukan untuk mendeteksi TBC lebih awal sekaligus membantu memutus mata rantai penularan.

“Tim kami melakukan skrining lengkap, mulai dari cek gula darah, ukur berat badan dan tinggi badan, cek riwayat penyakit, pengambilan sampel dahak, hingga rontgen,” kata Supardi.

Puskesmas Bantarkawung juga menjalankan program penanggulangan TBC paru di sejumlah desa wilayah kerjanya, yakni Jipang, Sindangwangi, Pengarasan, Terlaya, Bantarwaru dan Kebandungan.

Baca Juga: Tertemper KA Argo Sindoro di Brangsong Kendal, Identitas Korban Masih Misterius

Hasil pemeriksaan nantinya menjadi dasar tindak lanjut bagi warga yang membutuhkan penanganan lebih lanjut

Bhabinkamtibmas Desa Terlaya Briptu Isnaenur Hakim mengatakan, pihaknya akan ikut mengawal hasil tracing yang diperkirakan keluar sekitar satu minggu setelah pemeriksaan.

“Kami koordinasi dengan Puskesmas dan perangkat desa. Kami juga imbau warga agar tidak panik, tetap jaga pola hidup sehat, konsumsi makanan bergizi, dan gunakan masker saat beraktivitas,” ujarnya

Artikel Terkait