19 Desa di Brebes Selatan Minta Air Bersih, BPBD Kewalahan

Sebanyak 19 desa di Brebes Selatan meminta bantuan air bersih. BPBD kewalahan karena hanya memiliki satu armada untuk melayani wilayah terdampak.
BREBES, puskapik.com – Permintaan air bersih dari sejumlah desa di selatan Kabupaten Brebes terus berdatangan. BPBD Posko Bumiayu mengaku kewalahan karena hanya memiliki satu armada untuk melayani droping air ke desa-desa terdampak.
"Saat ini permintaan droping air makin banyak. Tapi armada kami terbatas sehingga belum semuanya bisa dilayani," kata Koordinator Posko Bumiayu BPBD Kabupaten Brebes, Budi Sujatmiko, Sabtu malam, 3 Oktober 2026.
Saat ini, ada 19 desa yang mengajukan permintaan droping air bersih. Desa-desa tersebut tersebar di empat kecamatan, yakni Bantarkawung, Paguyangan, Bumiayu dan Tonjong.
Rinciannya, delapan desa berada di Kecamatan Bantarkawung, lima desa di Paguyangan, tiga desa di Bumiayu dan tiga desa di Tonjong.
Baca Juga: Jadi Pionir di Jateng, PSSI Pemalang Gelar Workshop Wasit dan Match Com
Banyaknya permintaan membuat pengiriman air harus dilakukan secara bergiliran. Tidak semua desa bisa langsung dilayani, sementara di sejumlah wilayah sumber air warga mulai sulit diperoleh.
"Jaraknya juga menjadi kendala. Ada yang cukup jauh dan medannya tidak mudah," ujar Budi.
Selain keterbatasan armada, jarak tempuh dan kondisi medan membuat satu armada membutuhkan waktu untuk berpindah dari satu wilayah ke wilayah lainnya.
Menurut Budi, desa-desa yang mengajukan permintaan air bersih memang termasuk wilayah yang rawan mengalami krisis air saat kemarau. Kebutuhan air biasanya meningkat ketika kemarau berlangsung lebih panjang.
Di tengah kondisi tersebut, Budi mengapresiasi sejumlah pihak yang sudah melakukan droping air maupun yang tengah menyiapkan bantuan untuk wilayah terdampak.
Ia berharap kepedulian berbagai pihak terus tumbuh sehingga warga yang membutuhkan bisa lebih cepat mendapatkan pasokan air bersih.
"Kami sangat mengapresiasi sekali karena saat ini permintaan air bersih memang sangat tinggi," katanya. ***



