Jadi Pionir di Jateng, PSSI Pemalang Gelar Workshop Wasit dan Match Com

Minggu, 4 Oktober 2026 | 16.24 WIB
Workshop perangkat pertandingan bagi wasit dan match commisioner oleh PSSI Pemalang
Workshop perangkat pertandingan bagi wasit dan match commisioner oleh PSSI Pemalang (Instagram @suephoto_sportainment)

PSSI Pemalang menggelar workshop wasit dan match commissioner, menjadi pionir di Jateng untuk meningkatkan pemahaman aturan, profesionalisme, dan integritas.

PEMALANG, puskapik.com – PSSI Kabupaten Pemalang menggelar workshop perangkat pertandingan bagi wasit dan match commisioner (pengawas pertandingan) sebagai bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme dalam penyelenggaraan pertandingan sepak bola.

Pemalang pun disebut menjadi daerah pertama di Jawa Tengah yang menggelar lokakarya untuk menunjang profesionalisme perangkat pertandingan sepak bola itu.

Kegiatan yang berlangsung di Aula Widuri Training Center (WTC) Pemalang, Minggu 4 Oktober 2026, tersebut diikuti puluhan wasit dan match commisioner yang biasa mengawal jalannya pertandingan sepak bola di Kabupaten Pemalang.

Para peserta mendapatkan materi langsung dari Rusdi Muksin, Instruktur Fitness Test Wasit Profesional, serta Fani Adi Nugroho, pengurus PSSI Jawa Tengah yang berpengalaman sebagai match commisioner.

Ketua PSSI Kabupaten Pemalang, Hengki Wijaya, mengatakan workshop tersebut menjadi bagian dari komitmen PSSI Pemalang untuk meningkatkan kualitas perangkat pertandingan, khususnya wasit dan match commisioner.

Baca Juga: Oknum Satpol PP Kota Tegal Tak Bantah Hubungan Khusus, Ini Faktanya

Menurutnya, sepak bola tak hanya soal pemain, pelatih, dan klub. Peran wasit sebagai penjaga aturan juga turut menentukan kualitas pertandingan. Hengki pun menekankan keberanian dan konsistensi wasit dalam bertugas.

"Wasit harus mampu mengambil keputusan dengan tegas, cepat, objektif, dan konsisten. Jangan takut mengambil keputusan yang benar meskipun mendapat tekanan dari pemain, pelatih, maupun penonton." kata Hengki Wijaya.

Ia berharap kegiatan penyegaran tersebut tidak hanya meningkatkan pemahaman wasit terhadap aturan permainan, tetapi juga membentuk perangkat pertandingan yang profesional, berintegritas, dan berani mengambil keputusan sesuai aturan.

“Mari kita bersama-sama membangun sepak bola Pemalang yang lebih baik. Kompetisi yang baik membutuhkan pemain yang baik, pelatih yang baik, penyelenggara yang baik, dan tentu saja wasit yang profesional dan berintegritas.” ujarnya.

Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat membuka peluang bagi wasit asal Pemalang untuk berkembang dan meniti karier ke jenjang yang lebih tinggi.

"Jadikan kesempatan untuk meng-update pemahaman terhadap Laws of the Game, meningkatkan kemampuan mengambil keputusan, serta mengevaluasi pengalaman di lapangan." pesan Hengki Wijaya kepada para peserta.

Diketahui, dalam workshop tersebut peserta mendapatkan berbagai materi, mulai dari Laws of the Game, interpretasi dan penerapan peraturan pertandingan, studi kasus penyelenggaraan pertandingan, hingga etika, integritas, dan profesionalisme.

Baca Juga: Sumber Air Kering di Muncanglarang, Gerindra Tegal Gercep Bantu Air Bersih

Selain pembekalan materi, peserta juga mengikuti praktik lapangan serta evaluasi dan tes pemahaman untuk mengukur sejauh mana materi yang diberikan dapat dipahami dan diterapkan.

Instruktur Fitness Test Wasit Rusdi Muksin mengungkapkan, materi yang diberikan tak hanya berkaitan dengan pemahaman terhadap Laws of the Game, tetapi juga bagaimana aturan tersebut diterapkan secara tepat dan adil di lapangan.

"Kita paparkan ke teman-teman wasit tentang pemahaman Laws of The Game serta penerapannya di lapangan. Dan yang tidak kalah penting, kita harus menerapkan peraturan pertandingan secara adil." jelasnya.

Dirinya pun mengapresiasi langkah PSSI Kabupaten Pemalang yang menginisiasi workshop bagi perangkat pertandingan tersebut. Menurutnya, Pemalang menjadi daerah pertama yang menggelar kegiatan semacam itu.

"Pemalang ini menjadi pionir, semoga nanti diikuti daerah lain. Workshop ini sangat membantu, karena update tentang peraturan-peraturan baru harus dipahami para perangkat pertandingan." ungkapnya.

Sementara itu, salah satu match commisioner, Firman Kholis Wijiono, menilai kegiatan workshop tersebut sangat memberikan manfaat bagi perangkat pertandingan, baik match commisioner maupun wasit.

"Workshop ini memberi pengetahuan baru bagi perangkat pertandingan sepak bola di Pemalang dan meningkatkan kompetensi mereka dalam menjalankan pertandingan, baik di tarkam, turnamen, ataupun kompetisi internal di PSSI." tuturnya.***

Artikel Terkait