213.700 Benih Ikan Ditebar di Brebes, 66.500 Ekor untuk Waduk Penjalin

Dinas Perikanan dan Komisi II DPRD Brebes tebar 213.700 benih ikan di perairan umum, 66.500 di antaranya dialokasikan untuk Waduk Penjalin Paguyangan.
BREBES, puskapik.com– Sebanyak 213.700 benih ikan ditebar di tujuh lokasi perairan Kabupaten Brebes. Dari jumlah tersebut, 66.500 benih ikan ditebar di Waduk Penjalin, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Selasa, 27 Oktober 2026.
Penebaran benih ikan ini menjadi bagian dari program Dinas Perikanan Kabupaten Brebes bersama Komisi II DPRD Brebes untuk menjaga populasi ikan sekaligus mendukung keberlanjutan sumber daya perikanan.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin dan anggotanya Titin Lutfiatin, serta Kepala Dinas Perikanan Brebes, Eko Supriyanto.
Jenis ikan yang ditebar di Waduk Penjalin, diantaranya Ikan Mas, Gurame, Nila, Nilam, Patin, dan Tawes.
Selain di Waduk Penjalin, penebaran benih ikan juga dilakukan di PUD Kretek, Kecamatan Paguyangan. Di lokasi ini, sebanyak 11.000 benih ikan jenis nila, nilam, dan tawes ditebar.
Baca Juga: Polres Tegal Gelar Apel Operasi Patuh Candi 2026
Kepala Dinas Perikanan Brebes, Eko Supriyanto, menjelaskan total 213.700 benih ikan disiapkan untuk program restocking di tujuh lokasi perairan pada 2026.
Selain Waduk Penjalin dan PUD Kretek, lokasi penebaran benih ikan meliputi Waduk Malahayu sebanyak 81.800 ekor, Sungai Pemali 21.400 ekor, Bantarkawung 11.000 ekor, Pengarasan 10.000 ekor, dan Salem 12.000 ekor.
Menurut Eko, program tersebut merupakan kegiatan pemerintah daerah yang dibiayai melalui anggaran perubahan APBD Kabupaten Brebes tahun 2026.
Ketua Komisi II DPRD Brebes, Tobidin, mengatakan, program penebaran benih ikan ditujukan untuk masyarakat. Karena itu, ia meminta warga ikut menjaga kelestarian ikan di waduk maupun sungai.
Tobidin mengimbau masyarakat tidak menangkap ikan menggunakan racun maupun setrum. Cara tersebut dikhawatirkan mengganggu keberlangsungan populasi ikan di perairan umum.
Ia juga meminta warga melepaskan kembali ikan berukuran kecil yang ikut tertangkap agar bisa tumbuh dan berkembang biak.
Menurut Tobidin, upaya menjaga populasi ikan perlu dilakukan bersama agar manfaatnya tidak hanya dirasakan masyarakat saat ini, tetapi juga generasi mendatang.
“Ini untuk anak cucu kita. Jadi, masyarakat juga harus ikut menjaga. Jangan sampai ikan ditangkap menggunakan racun atau setrum. Kalau ikan kecil ikut tertangkap, sebaiknya dilepas kembali,” pesannya.
Melalui program ini, potensi perikanan di Brebes diharapkan tetap terjaga dan dapat terus dimanfaatkan masyarakat untuk menopang kebutuhan pangan maupun penghidupan warga. ***
Artikel Terkait

Taj Yasin Kawal Pembangunan Hybrid Seawall, Warga Demak Menatap Pemulihan Tambak

Truk Berhenti untuk Dinginkan Rem, Pemotor Kendal Tabrak dari Belakang

Tes Tertulis Bakal Calon Kades Taman Pemalang Akhirnya Diputuskan Diulang
