28 Motor Knalpot Brong Terjaring Razia di Lingkar Bumiayu, Berawal dari Laporan Balap Liar

Sebanyak 28 pengendara motor berknalpot brong ditindak Satlantas Polres Brebes dalam razia di Jalan Lingkar Bumiayu. Razia digelar setelah ada laporan warga.
BREBES, puskapik.com - Suara knalpot brong dan aksi kebut-kebutan di Jalan Lingkar Bumiayu, Kabupaten Brebes, akhirnya ditindak polisi.
Sebanyak 28 pengendara sepeda motor berknalpot brong terjaring razia yang digelar Satlantas Polres Brebes selama dua malam, Sabtu dan Minggu, 25-26 September 2026.
Razia tersebut dilakukan setelah polisi menerima laporan warga terkait aktivitas balap liar dan kebut-kebutan yang dilakukan sekelompok remaja di kawasan Lingkar Bumiayu.
Baca Juga: Tunggu Umur Beton, Lalin Tegal-Purwokerto di Pagojengan Masih Buka Tutup
KBO Satlantas Polres Brebes, Ipda Yusup Setyawan, mengatakan, keluhan warga terutama berkaitan dengan suara bising dari penggunaan knalpot brong.
“Knalpot brong menimbulkan polusi suara, mengganggu lingkungan dan kesehatan. Kami tindaklanjuti laporan warga soal balap liar di Lingkar Bumiayu,” ujar Yusup, Kamis (1/10/2026).
Dalam razia tersebut, petugas dari Satlantas Polres Brebes bersama Pos Gakkum dan Samsat Bumiayu mengamankan 28 pengendara.
Baca Juga: Produksi Jagung Jateng Sudah Capai 2,68 juta ton, Kukuhkan Sebagai Lumbung Pangan Nasional
Mereka kemudian diberikan edukasi sebelum dikenai sanksi tilang.“Kami berhasil menjaring 28 pengendara. Setelah diamankan, kami beri edukasi sekaligus sanksi,” katanya.
Yusup menambahkan, razia akan terus dilakukan. Petugas akan melakukan patroli di sejumlah lokasi yang dilaporkan menjadi tempat balap liar atau aktivitas kendaraan yang mengganggu.
Warga Bumiayu, Anwar (40), mengapreasi upaya tegas yang dilakukan polisi. Ia
mengaku cukup terganggu dengan suara knalpot brong, terutama ketika motor melintas dengan kecepatan tinggi pada malam hari.
“Razia harus rutin dilakukan dan ditindak tegas, biar ada efek jera. Kalau ngebut seperti itu juga bisa memicu kecelakaan,” ujarnya.
Artikel Terkait

Tunggu Umur Beton, Lalin Tegal-Purwokerto di Pagojengan Masih Buka Tutup

Produksi Jagung Jateng Sudah Capai 2,68 juta ton, Kukuhkan Sebagai Lumbung Pangan Nasional

Plt. Bupati Pekalongan : Hari Kesaktian Pancasila Diisi dengan Pembangunan untuk Masyarakat
