Arus Balik Lebaran 2026 di Jalur Ajibarang–Pejagan, Kemacetan Terpusat di Linggapura Brebes

Kamis, 26 Maret 2026 | 13.32
Arus balik merayap di jalur Purwokerto - Tegal tepatnya di Linggapura Kabupaten Brebes.
Arus balik merayap di jalur Purwokerto - Tegal tepatnya di Linggapura Kabupaten Brebes.

Arus balik Lebaran 2026 di jalur Ajibarang–Pejagan macet, terutama di Pasar Linggapura Brebes akibat aktivitas pasar dan tingginya volume kendaraan.

BREBES, puskapik.com – Arus balik Lebaran 2026 di jalur Ajibarang (Kabupaten Banyumas)–Pejagan (Kabupaten Brebes) masih mengalami kepadatan, Kamis 26 Maret 2026.

Titik terparah kemacetan berada di kawasan Pasar Linggapura, Kabupaten Brebes, yang menjadi salah satu titik rawan macet jalur penghubung wilayah selatan dengan utara Jawa Tengah tersebut.

Dari pantauan pagi hingga siang, arus kendaraan di kawasan Linggapura tidak mengalir lancar. Aktivitas pasar yang padat, kendaraan keluar-masuk SPBU, serta pertemuan arus di sejumlah persimpangan membuat kendaraan arus balik yang hendak menuju Tol Pejagan dan Tegal, tersendat.

Baca Juga: Tanggul Kali Ketiwon Tegal Kembali Diterjang Arus Deras, Material Penanganan Darurat Rusak

Dengan volume kendaraan arus balik dari Banyumas dan Cilacap yang terus mengalir, kepadatan tidak bisa dihindari. Kemacetan di Linggapura ini berdampak hingga Rancakalong Bumiayu. Di titik ini, kendaraan dari arah Lingkar Bumiayu harus mengurangi kecepatan karena arus di depannya sudah padat.

Petugas dari Polres Brebes terus berupaya menjaga kelancaran arus. Beberapa personel disiagakan di titik rawan, sementara lainnya bergerak secara mobile menyusuri jalur. Mereka memastikan tidak ada kendaraan yang saling serobot, terutama di titik pertemuan arus yang berpotensi memperparah kemacetan.

Baca Juga: Bupati Tegal dan Wali Kota Tegal Disomasi Terbuka, Soal Peredaran Obat Ilegal Tramadol di Warung Aceh

Andrian, pemudik asal Banyumas, mengaku perjalanannya menuju Tangerang tersendat sejak memasuki jalur Bumiayu.

“Dari Lingkar Bumiayu sudah terasa, makin parah pas mendekati Linggapura. Lebih banyak berhenti daripada jalan,” ujarnya.

Ia menambahkan, kondisi seperti ini hampir selalu terjadi saat arus balik Lebaran.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait