Cak Imin Cicipi Kopi Buatan Santri Al Hikmah 2 Brebes, Langsung Bilang Begini

Selasa, 3 November 2026 | 19.53 WIB
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mencicip kopi "Ben Ngopi" produk Ponpes Al Hikmah 2 Benda Kabupaten Brebes.
Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mencicip kopi "Ben Ngopi" produk Ponpes Al Hikmah 2 Benda Kabupaten Brebes.

Menko PM Muhaimin Iskandar cicipi kopi "Ben Ngopi" karya santri Ponpes Al Hikmah 2 Brebes saat kunjungan pemberdayaan ekonomi pesantren.

BREBES, puskapik.com – Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar dibuat penasaran dengan kopi produksi santri Pondok Pesantren Al Hikmah 2 Benda, Kabupaten Brebes.

Saat mengunjungi pameran UMKM pesantren, Selasa siang, 3 November 2026, Cak Imin, sapaan akrab Muhaimin, menyempatkan diri mencicipi kopi bermerek Ben Ngopi.

Kopi tersebut diracik langsung oleh barista dari kalangan santri. Setelah menyeruput kopi itu, Cak Imin memberikan komentar singkat."Mantap," katanya.

Bukan sekadar menyajikan minuman, Ben Ngopi menjadi salah satu contoh usaha yang dikembangkan Ponpes Al Hikmah 2 untuk membangun kemandirian ekonomi sekaligus membekali santri dengan keterampilan.

Baca Juga: Cegah Kebocoran Uang Negara, Jateng Gandeng KPK, BPK, dan BPKP

Pengasuh Ponpes Al Hikmah 2, KH Sholahudin Masruri atau Gus Sholah, menjelaskan, kopi tersebut menggunakan biji Arabika yang tumbuh di wilayah Dawuhan, Kecamatan Sirampog.

Biji kopi hasil panen petani kemudian diolah menjadi produk kopi siap seduh. Prosesnya dimulai dari pemilahan biji hingga pengolahan pascapanen untuk menghasilkan aroma dan cita rasa kopi.

Produk Ben Ngopi selanjutnya dipasarkan dari pesantren ke pesantren dan penjualan online.

Menariknya, pesantren juga memberikan pelatihan kepada santri dan santriwati untuk menjadi barista. Dengan begitu, mereka tidak hanya belajar menghasilkan produk, tetapi juga memiliki keterampilan dalam meracik dan menyajikan kopi.

Selain produk Ben Ngopi, pameran UMKM tersebut juga memperkenalkan sejumlah potensi ekonomi lainnya.

Salah satunya beras hitam asal Kecamatan Sirampog.

Menurut Gus Sholah, komoditas tersebut dibudidayakan di Desa Mendala dan membutuhkan kondisi pengairan yang baik."Hanya ada di Desa Mendala," ujarnya.

Kualitas dan kejernihan air menjadi salah satu faktor penting dalam budidaya beras hitam tersebut.

Pameran juga menampilkan produk dan potensi usaha lain, termasuk budidaya melon premium.

Baca Juga: Sekda Pemalang Bantah Abaikan Aspirasi Mahasiswa, Sebut Ada Miskomunikasi

Cak Imin tiba di Ponpes Al Hikmah 2 sekitar pukul 13.45 WIB. Kedatangannya disambut pengasuh pesantren, Wakil Bupati Brebes Wurja dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Kemudian ada Ketua Tim Penggerak (TP) PKK dan Dekranasda Kabupaten Brebes Ahmad Saeful Ansori serta Bupati Tegal Ischak Maulana Rohman

Kunjungan kerja Menko PM tersebut berkaitan dengan pemberdayaan masyarakat kawasan sosial ekonomi khusus pesantren.Model Pengembangan Usaha Kopi Berbasis Pesantren"

Sejumlah produk yang dipamerkan memperlihatkan potensi pesantren dalam mengembangkan usaha sekaligus membuka ruang keterampilan dan ekonomi bagi para santri. ***

Artikel Terkait