Cegah Stunting, 200 Ibu Hamil Dapat Edukasi dan Bantuan Gizi dari RSU Siti Asiyah Bumiayu

Senin, 12 Oktober 2026 | 15.56 WIB
Wakil Bupati Brebes Wurja serahkan bantuan kepada perwakilan ibu hamil dalam acara Kegiatan Sosial RSU Siti Asiyah Bumiayu di Hotel Grand Dian Bumiayu.
Wakil Bupati Brebes Wurja serahkan bantuan kepada perwakilan ibu hamil dalam acara Kegiatan Sosial RSU Siti Asiyah Bumiayu di Hotel Grand Dian Bumiayu.

RSU Siti Asiyah Bumiayu menggelar edukasi kehamilan, pemeriksaan USG, serta bantuan gizi bagi 200 ibu hamil untuk mendukung pencegahan stunting di Brebes.

BREBES, puskapik.com – Sebelum seorang anak lahir, upaya mencegah stunting sudah bisa dimulai.

Kesehatan ibu, kecukupan gizi, dan kondisi janin selama kehamilan menjadi bagian penting yang perlu diperhatikan sejak dini.

Hal itulah yang menjadi perhatian RSU Siti Asiyah Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Rumah sakit tersebut menggelar kegiatan sosial bagi 200 ibu hamil dari wilayah Bumiayu dan Bantarkawung di Hotel Grand Dian Bumiayu, Senin, 12 Oktober 2026.

Baca Juga: Lantik Wakil Bupati Klaten, Ahmad Luthfi Tekankan Pengentasan Kemiskinan dan Soliditas Kepemimpinan

Kegiatan yang bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Brebes tersebut, diisi edukasi kehamilan, pemeriksaan ultrasonografi (USG), serta pemberian sembako dan bantuan gizi.

Wakil Bupati Brebes Wurja turut hadir dalam kegiatan yang menjadi bagian dari program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) rumah sakit itu.

Direktur RSU Siti Asiyah Bumiayu, dr. Anisa Paramitha MM, mengatakan, kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi untuk membangun generasi berkualitas.

Baca Juga: Cabai Mahal Bikin Pedagang Pusing, Ahmad Luthfi Buka Akses Pangan Murah

Menurut dia, kehamilan bukan sekadar masa menunggu persalinan, melainkan fase penting dalam mempersiapkan kehidupan anak.

Karena itu, RSU Siti Asiyah ingin mengambil bagian dalam upaya menjaga kesehatan ibu hamil, terutama melalui pemenuhan gizi dan deteksi dini kondisi janin.

“Kami percaya generasi yang sehat dan tangguh lahir dari ibu hamil yang terjaga kesehatannya dan bahagia. Ini adalah bentuk komitmen nyata kami untuk hadir di tengah masyarakat,” ujarnya.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan yang tidak hanya memberikan edukasi, tetapi juga menghadirkan pemeriksaan kehamilan dan bantuan gizi bagi masyarakat.

Wakil Bupati Brebes, Wurja, mengatakan, kolaborasi pemerintah daerah dengan sektor swasta diperlukan untuk memperluas akses ibu hamil terhadap layanan kesehatan.

“Ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah bersama sektor swasta dalam mengawal kesehatan ibu hamil di Kabupaten Brebes. Kami ingin memastikan para ibu mendapatkan akses pemeriksaan berkualitas oleh dokter spesialis sehingga janin dapat tumbuh sehat dan melahirkan generasi yang kuat,” pesannya.

Wurja berharap, kegiatan edukasi dan pemeriksaan kehamilan seperti ini dapat mendorong ibu hamil lebih rutin memeriksakan kesehatannya. Dengan begitu, kondisi ibu dan janin dapat terpantau sejak dini sebagai bagian dari upaya mencegah stunting.

Artikel Terkait