Di Tengah Kota Bumiayu, Tersimpan Jejak Kehidupan Purba 1,8 Juta Tahun Lalu

Kamis, 9 April 2026 | 19.51
 Suasana Museum Purbakala Bumiayu di Komplek Perumahan Bumi Sari Ayu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Museum ini menyimpan jejak kehidupan purba 1,8 juta tahun lalu.
Suasana Museum Purbakala Bumiayu di Komplek Perumahan Bumi Sari Ayu Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Museum ini menyimpan jejak kehidupan purba 1,8 juta tahun lalu.

Di Bumiayu Brebes, Museum Purbakala menyimpan fosil berusia 1,8 juta tahun, dari gajah purba hingga manusia prasejarah yang menarik dikunjungi.

BREBES, puskapik.com – Di tengah ramainya kawasan Kota Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, tersimpan jejak kehidupan purba yang usianya mencapai 1,8 juta tahun.

Jejak masa prasejarah itu berada di sebuah bangunan sederhana berukuran 12×8 meter di Komplek Perumahan Bumi Sari Ayu. Bangunan tersebut dikenal sebagai Museum Purbakala Bumiayu.

Suasana museum tampak tenang saat puskapik.com berkunjung, Kamis (9/4/2026) siang. Deretan rak dan vitrin memajang berbagai fosil dan artefak berumur jutaan tahun yang ditemukan di kawasan Situs Bumiayu.

Baca Juga: Pelaksanaan Pilkades Pemalang Sistem TPS Terpisah Sesuai Aturan

Salah satu koleksi yang menyita perhatian adalah fosil gajah purba jenis Sinomastodon, yang dikenal sebagai salah satu spesies gajah tertua. Selain itu, terdapat pula fosil harimau (Panthera tigris), buaya, hingga kerbau purba hingga fosil hewan laut.

Beragam temuan tersebut menjadi gambaran kehidupan purba yang pernah berkembang di wilayah Bumiayu, mulai dari fauna hingga lingkungan masa lampau.

Salah satu pengunjung, Taufik, mengaku tertarik dengan koleksi yang ditampilkan di museum tersebut. Menurutnya, keberadaan museum ini membantu masyarakat untuk lebih mengenal sejarah di daerahnya.

Baca Juga: Banyumas Siapkan 543 Atlet untuk Porprov 2026, Target Prestasi Meningkat di Tengah Keterbatasan Anggaran

“Cukup menarik, apalagi kita bisa melihat langsung fosil-fosil yang ada. Jadi lebih tahu tentang sejarah Bumiayu,” ujarnya.

Yang tak kalah menarik, museum ini juga menampilkan replika manusia purba. Replika tersebut dihadirkan pada 2019 oleh Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran sebagai gambaran dari temuan fosil manusia purba berusia sekitar 1,8 juta tahun di Situs Bumiayu.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait