Gubernur Jateng Pastikan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes Direlokasi Usai Longsor Cilibur

Rabu, 11 Maret 2026 | 13.57
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memimpin rakor penanganan bencana longsor yang memutus jalan dan menyeret bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.
Gubernur Jateng Ahmad Luthfi memimpin rakor penanganan bencana longsor yang memutus jalan dan menyeret bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes.

Ahmad Luthfi memastikan relokasi SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes setelah terdampak longsor demi keselamatan siswa dan guru.

BREBES, puskapik.com – Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan di Desa Cilibur, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes akan direlokasi setelah terdampak longsor.

Kepastian itu disampaikan saat gubernur meninjau langsung lokasi bersama Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma pada Rabu (11/3/2026).

Menurut Luthfi, keputusan relokasi diambil karena kondisi tanah di sekitar sekolah dinilai labil dan rawan longsor. Pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten telah berkoordinasi untuk menyiapkan lokasi baru bagi sekolah tersebut.

Baca Juga: Longsor Putus Jalan Cilibur–Plompong Brebes, Jalur Alternatif di Sungai Gondok Juga Longsor, Mobil Tak Bisa Lewat

“Sudah rapat, sudah clear ya. Lahan relokasi sekolah sudah disiapkan, tinggal nanti akses jalan akan dibangun. Pemprov dan Pemkab Brebes sudah connect terkait penanganan bencana ini,” kata Luthfi.

Sebelumnya, longsor yang terjadi pada Minggu (8/3/2026) menyebabkan bangunan MCK SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan terseret material tanah setelah tebing di sekitar jalan Cilibur–Plompong ambrol.

Selain meninjau lokasi sekolah, gubernur juga memimpin rapat koordinasi penanganan dampak longsor di Madrasah Diniyah Cilibur. Dalam kesempatan itu, ia juga menyerahkan sejumlah bantuan untuk sekolah, termasuk peralatan sekolah siswa.

Baca Juga: Bangunan SMP Muhammadiyah 3 Paguyangan Brebes Masih Rawan Longsor Susulan, Retakan Tanah Jadi Indikasi

Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma mengatakan pemerintah kabupaten siap mendukung proses relokasi agar kegiatan belajar mengajar siswa dapat kembali berjalan dengan aman.

Menurutnya, keselamatan siswa dan tenaga pendidik menjadi prioritas utama setelah bencana longsor yang terjadi di wilayah tersebut.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait