Hadapi Arus Mudik Lebaran, Ini Rekayasa Lalu Lintas yang Disiapkan Polres Brebes

Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq paparkan rekayasa lalin mudik Lebaran 2026: tim urai, buka-tutup arus, dan pengalihan di Brebes.
BREBES, puskapik.com - Menghadapi arus mudik Lebaran tahun 2026, sederet rekayasa lalu lintas telah disiapkan jajaran Satlantas Polres Brebes. Hal itu untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas yang diprediksi terjadi di jalur mudik Brebes. Baik melalui jalan tol, jalur pantura dan jalur selatan.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq mengatakan, dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, sejumlah persiapan telah dilakukan. Tidak hanya personel dan peralatan pendukung, tapi sistem rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan.
Bahkan, untuk mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas pihaknya telah menyiapkan sejumlah skema rekayasa. Di antaeanya, penempatan tim urai, pengaturan buka-tutup arus secara situasional. Kemudian, pengalihan arus kendaraan jika terjadi antrean panjang.
Baca Juga: Siapkan Prasarana Andal, KAI Daop 4 Lakukan Perawatan Intensif Jalur KA 677 Km
"Sejalan dengan skema ini, petugas akan disiagakan di sekitar pasar tumpah guna mengatur arus lalu lintas dan mencegah kendaraan berhenti terlalu lama di badan jalan," ungkapnya.
Menurut dia, pihak kepolisian juga berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kelancaran arus mudik dan arus balik. Termasuk, menyangkut pasar tumpah yang menjadi titik rawan macet.
"Dari pemetaan kami, ada dua pasar tradisional yang menjadi titik rawan macet. Yakni, Pasar Bulakamba di jalur pantura, dan Pasar Linggapura di jalur selatan," ungkapnya.
Lebih lanjut Kasat Lantas mengimbau, masyarakat yang akan mudik Lebaran agar memantau informasi lalu lintas terkini. Kemudian, mengikuti arahan petugas di lapangan.
"Langkah ini penting untuk menghindari kepadatan, sekaligus memastikan keselamatan," pungkasnya. **


