Jalan Pagojengan Sudah Dibuka Dua Arah, Waspadai Beda Tinggi Jalan

Jumat, 9 Oktober 2026 | 18.50 WIB
Kendaraan melintas di jalur nasional Tegal-Purwokerto, tepatnya di Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Lalu lintas sudah dibuka dua arah setelah pengecoran jalan.
Kendaraan melintas di jalur nasional Tegal-Purwokerto, tepatnya di Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Brebes. Lalu lintas sudah dibuka dua arah setelah pengecoran jalan.

Jalur nasional Tegal–Purwokerto di Pagojengan, Brebes, kembali dibuka dua arah setelah pengecoran jalan. Pengendara diminta mewaspadai beda tinggi jalan.

BREBES, puskapik.com – Setelah hampir sebulan diberlakukan buka-tutup akibat pengecoran jalan, lalu lintas jalur nasional Tegal-Purwokerto di Pagojengan, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, kini kembali dibuka dua arah.

Namun, pengendara perlu mewaspadai perbedaan ketinggian permukaan beton dengan bahu jalan.

Permukaan beton yang baru dicor tampak lebih tinggi daripada bahu jalan di sisi kiri dan kanan. Kondisi ini perlu diperhatikan pengendara, terutama saat hendak menepi atau menghindari kendaraan dari arah berlawanan.

Mardiyanto, warga Paguyangan yang setiap hari melintas menuju Bumiayu untuk bekerja, menyambut baik dibukanya kembali kedua lajur.

Baca Juga: Lewat Aplikasi Dasmin, Pemprov Jateng Perkuat Transparansi dan Optimalisasi Pemanfaatan Sewa Aset Terminal

Menurut dia, perjalanan kini lebih lancar karena kendaraan tidak perlu lagi menunggu giliran.

“Senang sih lalu lintas sudah normal. Tapi harus hati-hati karena kondisi jalan jadi tinggi banget,” ujarnya, Jumat 9 Oktober 2026.

Mardiyanto mengatakan, lalu lintas dua arah mulai diberlakukan pada Rabu 7 Oktober 2026. Sebelumnya, kendaraan harus melintas secara bergantian selama pekerjaan pengecoran berlangsung.

Dia juga menyebut pembukaan dua arah terjadi sehari setelah keributan antara awak bus ziarah dan sejumlah orang yang mengatur arus kendaraan di lokasi.

“Setelah kejadian itu, tidak ada lagi buka-tutup kendaraan,” katanya.

Baca Juga: Kabupaten Tegal Kirim 32 Kafilah di Porsadin VIII Jateng 2026

Pengecoran jalan di Pagojengan dimulai pada awal September 2026 dengan panjang penanganan sekitar 700 meter. Ruas pekerjaan membentang dari kawasan pertigaan Pagojengan, sekitar terminal lama, hingga Masjid Al-Hidayah.

Kini, kendaraan dari arah Bumiayu menuju Purwokerto maupun sebaliknya sudah dapat melintas tanpa menunggu giliran.

Meski arus lalu lintas kembali normal, pengendara tetap perlu berhati-hati saat melintas di tepi beton yang lebih tinggi daripada bahu jalan. ***

Artikel Terkait