Jembatan Belum Diperbaiki, Warga Mlayang Sirampog Brebes Terpaksa Ditandu Saat Berobat

Sabtu, 19 September 2026 | 14.22
Warga sakit dan hendak berobat terpaksa ditandu melewati jembatan Keruh Behet di Desa Mlayang, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. (Foto : tangkapan layar video warga ditandu)
Warga sakit dan hendak berobat terpaksa ditandu melewati jembatan Keruh Behet di Desa Mlayang, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes. (Foto : tangkapan layar video warga ditandu)

Warga Mlayang, Sirampog, Brebes, terpaksa menandu warga sakit melewati Jembatan Keruhbehet yang rusak. Perbaikan sudah dianggarkan, tetapi masih menunggu proses lelang.

BREBES, puskapik.com – Yanto, warga Dukuh Mlayang Luhur, Desa Mlayang, Kecamatan Sirampog, harus ditandu menggunakan sarung saat hendak berobat. Akses jembatan yang ambles dan miring membuat kendaraan roda empat tidak bisa melintas.

Video warga yang ditandu menggunakan sarung melewati jembatan rusak di Desa Mlayang beredar di medsos dan sejumlah grup WhatsApp. Dalam video itu, sejumlah warga terlihat membantu seorang warga melintasi Jembatan Keruhbehet yang kondisinya sudah miring.

Jembatan yang melintasi Sungai Keruhbehet tersebut mulai rusak sejak Desember 2025. Kendaraan roda empat tidak lagi bisa melewati jalur itu, sementara sepeda motor dan pejalan kaki masih dapat melintas dengan kondisi terbatas.

Baca Juga: Lima Bulan WFH ASN Kendal Dievaluasi, Hari Bisa Diganti

“Warga yang sakit harus ditandu karena kendaraan roda empat belum bisa lewat jembatan,” kata Kepala Desa Mlayang Abdul Khafidz, Jumat 18 September 2026.

Kondisi tersebut juga menjadi persoalan ketika ada ibu hamil yang membutuhkan pertolongan persalinan. Warga harus mencari cara agar tetap bisa menuju puskesmas atau rumah sakit.

Jembatan Keruhbehet menjadi akses bagi warga lima pedukuhan dengan jumlah penduduk lebih dari 3.000 jiwa. Jalur itu digunakan untuk berbagai kebutuhan, mulai dari bersekolah, bekerja, berdagang, membawa hasil pertanian hingga mengakses layanan kesehatan.

Baca Juga: 10.000 Liter Air Bersih Disalurkan Bagi Warga Bantarkawung Brebes

Menurut Khafidz, pemerintah desa telah berkoordinasi dengan dinas terkait mengenai kondisi jembatan tersebut. Rencana perbaikan Jembatan Keruhbehet juga telah masuk dalam APBD Kabupaten Brebes 2026.

Kepala UPTD PU Wilayah Bumiayu, Sri Hartanti, mengatakan, penanganan jembatan Keruh Behet sudah dianggarkan tahun ini. Saat ini prosesnya masih tahapan lelang. Setelah lelang selesai, penanganan jembatan baru bisa dimulai"Jadi tidak bisa langsung dikerjakan. Ada tahapan tahapan yang harus dipenuhi terlebih dahulu," katanya.