Jembatan Gantung Garuda di Brebes Diresmikan, Warga Bangbayang Tak Lagi Menyeberangi Sungai Ciraja

Kamis, 23 Juli 2026 | 16.07
Wakil Bupati Brebes Wurja bersama Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung.
Wakil Bupati Brebes Wurja bersama Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo meresmikan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung.

Jembatan Gantung Garuda di Bangbayang, Brebes, resmi diresmikan. Akses warga menuju pusat kecamatan kini lebih aman dan mudah, memberi manfaat bagi sekitar 15.500 jiwa.

BREBES, puskapik.com – Jembatan Gantung Garuda di Desa Bangbayang, Kecamatan Bantarkawung, Kabupaten Brebes, resmi diresmikan, Kamis, 23 Juli 2026.

Kehadiran jembatan yang dibangun melalui Program Jembatan Gantung Perintis TNI Angkatan Darat (TNI AD) itu membuat warga tak lagi harus menyeberangi Sungai Ciraja demi memangkas perjalanan menuju pusat Kecamatan Bantarkawung.

Sebelum jembatan berdiri, musim hujan menjadi momok bagi warga. Saat Sungai Ciraja meluap, mereka harus memutar perjalanan sekitar dua kilometer karena tidak lagi berani menyeberang.

Baca Juga: Pastikan Hak Pendidikan, Ratusan Anak Yatim dan Difabel di Kendal Terima Bantuan Sekolah

"Dulu kalau ingin cepat ke kecamatan, banyak warga memilih menyeberangi Sungai Ciraja. Alhamdulillah sekarang jauh lebih aman karena sudah ada jembatan yang dibangun TNI," kata Ati, warga Desa Bangbayang.

Jembatan gantung sepanjang 60 meter tersebut melintasi Sungai Ciraja dan diperkirakan memberi manfaat bagi sekitar 15.500 jiwa atau 2.350 kepala keluarga di Desa Bangbayang dan Desa Bantarkawung.

Peresmian dilakukan secara serentak bersama sekitar 53 jembatan perintis di wilayah Kodam IV/Diponegoro.

Baca Juga: Cosplay Jadi Semar, Camat Pulosari Pemalang Hibur Siswa SD di Hari Anak Nasional

Di Brebes, peresmian ditandai dengan pemotongan pita oleh Wakil Bupati Brebes Wurja bersama Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo. Kegiatan tersebut juga terhubung secara virtual dengan peresmian terpusat yang dipimpin Pangdam IV/Diponegoro.

Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, jembatan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena akan memperlancar aktivitas sehari-hari, mulai dari anak-anak menuju sekolah, petani ke sawah, hingga pedagang ke pasar.

"Alhamdulillah sekarang jembatan ini sudah terbangun dan bisa dimanfaatkan masyarakat. Mari kita jaga dan rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang," katanya.

Sementara itu, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Ambariyantomo mengatakan pembangunan Jembatan Gantung Garuda merupakan bagian dari Program Jembatan Gantung Perintis TNI Angkatan Darat untuk membuka keterisolasian wilayah sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Ia menambahkan, selain jembatan di Bangbayang, empat jembatan perintis lainnya di wilayah Tonjong, Bantarkawung, Salem, dan Paguyangan juga sedang dalam tahap penyelesaian dan ditargetkan rampung pada akhir Juli 2026 sehingga segera dapat dimanfaatkan masyarakat.

Peresmian Jembatan Gantung Garuda dihadiri anggota DPRD Brebes Sudono, Camat Bantarkawung Wartono, para Danramil di wilayah Brebes selatan, tokoh masyarakat, serta ratusan warga.

Kegiatan ditutup dengan pembagian paket sembako bagi warga kurang mampu dan santunan kepada anak yatim yang didukung Baznas dan PMI Kabupaten Brebes.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait