Kebakaran Kandang Ayam di Winduaji Brebes, 1.200 Ekor Mati, Kerugian Capai Rp88 Juta

Kebakaran kandang ayam di Paguyangan, Brebes, menewaskan 1.200 ayam petelur dan menyebabkan kerugian sekitar Rp88 juta. Sebanyak 300 ayam berhasil diselamatkan.
BREBES, puskapik.com – Kebakaran kandang ayam di Dusun Benda, Desa Winduaji, Kecamatan Paguyangan, Kabupaten Brebes, mengakibatkan 1.200 ekor ayam petelur mati.
Kebakaran tersebut juga menyebabkan pemilik kandang, Eni (60), mengalami kerugian sekitar Rp88 juta. Dari total sekitar 1.500 ekor ayam yang berada di dalam kandang, sebanyak 300 ekor berhasil diselamatkan.
Peristiwa itu terjadi pada Senin, 10 Agustus 2026, sekitar pukul 04.00 WIB.
Baca Juga: BRI Pemalang Kucurkan KUR Rp766 Miliar, Dorong Kemajuan Ekonomi Daerah
Kebakaran diketahui pemilik dan warga sekitar setelah api mulai membakar bagian kandang serta material yang berada di dalam dan sekitar bangunan
Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman awal sembari menghubungi petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kecamatan Paguyangan.
Personel Koramil 11/Paguyangan dan Polsek Paguyangan turut mendatangi lokasi untuk membantu pemadaman, mengamankan area serta mengevakuasi barang-barang yang masih dapat diselamatkan.
Baca Juga: Petani Jateng Mulai Pakai Pompa Surya, Hemat Biaya Produksi
Petugas Damkar tiba sekitar pukul 05.30 WIB dengan mengerahkan satu unit mobil pemadam. Setelah sekitar satu jam dilakukan pemadaman, api berhasil dikendalikan pada pukul 06.30 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada bara atau titik api yang dapat memicu kebakaran kembali.
Kapolres Brebes AKBP Muhammad Ali Akbar melalui Kapolsek Paguyangan AKP Tasudin membenarkan kejadian tersebut."Menurut pengakuan korban, kerugian meliputi bangunan kandang dan bibit ayam petelur sebanyak 1.500 ekor, dengan rincian sekitar 1.200 ekor mati dan 300 ekor berhasil diselamatkan. Total kerugian sekitar Rp88 juta," kata Tasudin.
Tidak ada korban jiwa maupun luka dalam kejadian tersebut. Menurut Tasudin, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan.


