Kinerja ASN Brebes Sudah Baik, Tapi Soal Netralitas Masih Jadi Catatan

Senin, 2 Maret 2026 | 21.12 WIB
Podcast Komisi I DPRD Brebes tentang Peningkatan Kinerja dan Loyalitas ASN di Radio Singosari Top FM Paguyangan, Senin, 2 Maret 2026.
Podcast Komisi I DPRD Brebes tentang Peningkatan Kinerja dan Loyalitas ASN di Radio Singosari Top FM Paguyangan, Senin, 2 Maret 2026.

Podcast Komisi I DPRD Brebes soroti ASN: kinerja sudah baik, tapi netralitas & loyalitas pada negara, bukan pimpinan, masih perlu diperkuat.

BREBES, puskapik.com – Bagaimana sebenarnya kinerja dan loyalitas ASN di Kabupaten Brebes? Apakah sudah sesuai harapan atau masih terasa “ikut arus” pimpinan?

Hal itu menjadi bahasan hangat dalam Podcast Komisi I DPRD Brebes bertema Peningkatan Kinerja dan Loyalitas ASN yang disiarkan melalui Radio Singosari Top FM Paguyangan, Senin, 2 Maret 2026.

Dialog interaktif tersebut dipandu oleh Dj Elisabeth yang mengajak para narasumber membedah isu kinerja dan loyalitas ASN.

Baca Juga: Operasi Ketertiban Trayek, Bus AKAP Dilarang Mangkal di Terminal Perkotaan Batang

Anggota Komisi I, Imam Sairi, menilai secara umum kinerja PNS di Brebes sudah berjalan baik. Namun, ia menyoroti satu hal penting, yakni netralitas.

“Secara kinerja sudah bagus. Tapi masih ada yang kurang netral. Seolah kiblatnya pada pimpinan. Padahal ASN itu abdi negara,” ujarnya.

Menurut Imam, tugas ASN bukan sekadar menjalankan perintah atasan. ASN harus bekerja dengan semangat pengabdian, menjalankan amanah negara, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Ia bahkan berbagi pengalaman pribadinya saat menjadi PNS guru sejak 1984. Saat itu, menurutnya, suasana birokrasi di era Orde Baru membuat PNS cenderung “manut” pada atasan.

“Kalau tidak loyal, disorot. Loyalitas saat itu terasa membelenggu kebebasan,” kenangnya. Karena situasi tersebut, ia akhirnya memilih mengundurkan diri dan menjadi guru swasta sebelum akhirnya menjadi wakil rakyat.

Lalu seperti apa loyalitas yang seharusnya dibangun?

Imam menegaskan, loyalitas ASN harus kembali pada niat awal saat mendaftar. Yaitu mengabdi kepada masyarakat dan negara sesuai aturan.

Setiap pekerjaan, Imam Sairi menambahkan, harus bisa dipertanggungjawabkan, bukan hanya kepada pimpinan, tetapi juga kepada masyarakat dan Tuhan.

Senada, Ketua Komisi I DPRD Brebes, Ahmad Zamroni, menegaskan bahwa ASN harus netral dan profesional, siap bekerja di bawah kepemimpinan siapa pun.

“ASN itu sejak awal sudah siap ditempatkan di mana saja, dipimpin oleh siapa saja. Jangan sampai goyah karena pergantian pimpinan,” tegasnya.

Menurut Zamroni, loyalitas bukan berarti mengikuti figur tertentu, melainkan taat pada tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Ia juga mengingatkan peran penting Bupati sebagai pemegang kebijakan dan Sekda sebagai pimpinan administrasi pemerintahan daerah.

“Siapapun bupatinya, ASN harus tetap bekerja sesuai standar dan aturan,” tambahnya.

Sementara itu, anggota komisi I lainnya, Nur Bintang, mengingatkan bahwa etika dan perilaku ASN sudah diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 42 Tahun 2004 tentang Kode Etik PNS.

“Pada dasarnya ASN harus profesional sesuai aturan. Tidak akan sulit loyal kepada pemimpin jika pemimpinnya juga punya niat pengabdian yang sama,” katanya.

Ia menambahkan, setiap OPD memiliki aturan dan standar kerja yang jelas. Tinggal bagaimana ASN menjalankannya secara konsisten dan penuh tanggung jawab.

Podcast bertema Peningkatan Kinerja dan Loyalitas ASN itu ini menghadirkan Kepala Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Dinkominfotik) Kabupaten Brebes, Warsito Eko Putro, sebagai narasumber.

Para narasumber sepakat bahwa ASN tidak hanya dituntut bekerja dengan baik, tetapi juga menjaga sikap profesional dan netral dalam setiap situasi. Loyalitas bukan soal figur, melainkan soal tanggung jawab menjalankan tugas sesuai aturan dan amanah sebagai pelayan masyarakat. **

Artikel Terkait