Pencarian Warga Galuhtimur Brebes yang Hilang Dibagi Empat Arah, Kendala Sinyal di Lokasi Perbukitan

Pencarian warga Galuhtimur Brebes yang hilang dibagi empat arah oleh tim gabungan, terkendala medan perbukitan dan minimnya sinyal komunikasi.
BREBES, puskapik.com – Upaya pencarian terhadap Sumyati (49), warga Desa Galuhtimur, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes, yang dilaporkan hilang sejak Minggu, 18 Januari 2026, terus dilanjutkan.
Tim gabungan membagi pencarian ke beberapa titik dengan medan yang cukup sulit.
Salah satu relawan pencarian, Epink, menyampaikan bahwa hingga Selasa siang, 20 Januari 2026, proses penyisiran masih berlangsung.
Namun, pencarian dihadapkan pada kendala sinyal komunikasi yang minim, terutama di kawasan perbukitan.
Baca Juga: Perempuan Warga Galuhtimur Brebes Dilaporkan Hilang, Pencarian Libatkan Tim Gabungan
“Di beberapa lokasi memang susah sinyal, bahkan ada titik yang sama sekali tidak ada jaringan,” ujar Epink.
Menurutnya, sekitar satu jam sebelum laporan disampaikan, tim relawan telah dibagi ke beberapa arah untuk memperluas area pencarian.
Pembagian tersebut dilakukan untuk memaksimalkan penyisiran di jalur-jalur yang diduga dilalui korban.
Adapun titik pencarian dibagi ke Gunung Tugel, Bukit Ipik, arah Pengasinan, serta permukiman penduduk di sekitar Desa Galuhtimur.
Sebelumnya, Sekretaris Desa Galuhtimur, Muhajir, menyampaikan bahwa sejumlah saksi terakhir melihat Sumyati berjalan ke arah barat desa hingga kawasan Bukit Ipik.
Lokasi tersebut menjadi salah satu fokus utama pencarian sejak hari pertama. Tim gabungan yang terdiri masih terus menyisir lokasi dengan harapan korban dapat segera ditemukan.
Pemerintah desa mengimbau masyarakat yang memiliki informasi atau melihat sesuatu yang mencurigakan terkait keberadaan Sumyati agar segera melapor ke petugas atau ke kantor desa. **
Artikel Terkait

Mudahkan Cari Pekerjaan di Brebes, Inovasi Yuh Ngasab Lur Raih Penghargaan Indeks Inovasi Daerah

14 Rumah Sakit Jalin Kerjasama Layanan Bangkit Disdukcapil Brebes

Bupati Brebes Pesan Anak Yatim Jangan Rendah Diri, 100 Anak di Paguyangan Terima Bansos
