Pimpin Upacara Harkitnas, Bupat Paramitha Pesan Soal Ruang Digital Tunas Bangsa

Rabu, 20 Mei 2026 | 12.49
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat memimpin upacara Hardiknas di Lapangan KPT Brebes.
Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma saat memimpin upacara Hardiknas di Lapangan KPT Brebes.

Bupati Brebes Paramitha menegaskan pentingnya menjaga generasi muda di ruang digital saat memimpin upacara Harkitnas 2026 di KPT Brebes.

BREBES, puskapik.com - Bupati Brebes Paramitha Widya Kusuma memimpin upacara Peringatan ke 118 Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas), di Lapangan Kantor Pemerintahan Terpadu (KPT) Brebes, Rabu (20/5/2026).

Peringatan Harkitnas tahun ini, mengusung tema, Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara.

Tema tersebut menegaskan semangat seluruh elemen bangsa untuk melindungi generasi penerus. Sekaligus memperkuat kemandirian Indonesia sebagai negara berdaulat.

Baca Juga: CBP BI Tegal Perkuat Peran Ibu PKK Jaga Rupiah

Dalam sambutannya, Bupati Paramitha mengatakan, kebangkitan nasional saat ini tidak hanya dimaknai sebagai perjuangan fisik. Tetapi juga menjaga kualitas generasi muda di tengah perkembangan teknologi digital yang semakin pesat.

Pemerintah kini tengah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Salah satunya melalui pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP Tunas.

“Pemberlakuan penuh PP Tunas adalah wujud nyata kehadiran negara dalam memastikan ruang digital yang sehat dan beretika bagi tunas bangsa,” tegasnya.

Baca Juga: Motor Milik Relawan SPPG Adisana 2 Bumiayu Digasak Maling, Terekam CCTV

Dia menjelaskan, sejak 28 Maret 2026 pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun terhadap media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Kebijakan itu diambil untuk memperkuat perlindungan anak dari dampak negatif ruang digital.

Selain pelindungan digital, pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto juga terus menjalankan berbagai program strategis nasional guna memperkuat fondasi generasi masa depan.

Program makan bergizi gratis kini berjalan masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia sebagai upaya membangun kualitas fisik anak bangsa.

"Pemerataan akses pendidikan juga diperkuat melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, disertai peningkatan mutu guru serta penyediaan beasiswa untuk memutus ketimpangan kualitas sumber daya manusia," jelasnya.

Di sektor kesehatan, lanjut dia, pemerintah menghadirkan layanan cek kesehatan gratis secara masif demi memberikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi masyarakat.

Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan disebut tengah dibangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh.

Halaman 1 dari 2

Artikel Terkait