Polisi Bongkar Septik Tank Rumah Terduga Pelaku Mutilasi Ayah Sendiri di Brebes

Polisi membongkar septik tank di rumah HES, terduga pelaku pembunuhan dan mutilasi ayah kandung di Brebes, untuk mencari potongan jasad korban.
BREBES, puskapik.com - Jajaran Polres Brebes terus melakukan penyelidikan atas adanya pengakuan seorang pemuda HES (24), yang telah membunuh ayahnya sendiri di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Kabupaten Brebes. Kali ini, polisi membongkar bangunan septik tank rumah terduga pelaku, di kompleks perumahan di Desa Kemukten, Kecamatan Kersana, Brebes.
Pembongkaran itu sebagai tindak lanjut testimoni HES (24), yang mengaku sudah membunuh dan memutilasi ayah kandung.
"Hari ini, rumah terduga pelaku di kompleks perumahan dibongkar pada bagian septik tank nya," kata Kanit Reskrim Polsek Kersana, Aiptu Heri Sukamto, Minggu 18 Oktober sore.
Dia mengatakan, penggalian dilakukan petugas Inafis dan Labfor. Tujuannya mencari petunjuk terkait pengakuan HS yang telah memutilasi ayahnya. Menurut Heri, tidak menutup kemungkinan adanya bagian jasad korban yang dibuang di WC.
"Ini bagian upaya menindaklanjuti pengakuan HS. Barang kali ada bagian tubuh yang dibuang di WC," terangnya.
Baca Juga: Pemuda di Brebes Datangi Mapolsek Mengaku Memutilasi Ayahnya
Menurut dia, sehari sebelumnya, Inafis juga melakukan pemeriksaan di rumah HES (24). Petugas terus mengumpulkan bukti kebenaran dari tindakan HES terhadap ayahnya.
Seperti diberitakan sebelumnya, kasus dugaan pembunuhan anak terhadap ayah kandung itu terkuak setelah seorang pemuda HES (24), mendatangi Mapolsek Kersana dan mengaku telah membunuh ayah kandungnya.
Pemuda asal Desa Kemukten, Kecamatan Kersana ini, mendatangi Mapolsek Kersana, Kamis (15/10). Ia mengaku membunuh ayahnya dan memutilasi tubuh korban menjadi beberapa bagian. Atas laporan itu, Tim Inafis Satreskrim Polres Brebes melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di dua tempat yang diduga menjadi lokasi pembunuhan di Desa Kemukten Kecamatan Kersana Kabupaten Brebes, Sabtu 17 Oktober 2026.
Olah TKP dilakukan untuk mencari bukti-bukti terkait pengakuan HES (24} tersebut. Lokasi pertama, Olah TKP adalah rumah yang selama ini ditinggali terduga pelaku bersama ayah, ibu dan kedua adiknya. Kemudian lokasi kedua di rumah yang dibeli terduga pelaku, di salah satu kompleks perumahan.Kedua lokasi itu jaraknya masih berdekatan..
Di hadapan petugas Polsek Kersana, HES mengaku telah membunuh dan memutilasi ayahnya, W (50). Aksinya itu dilakukan sekitar empat bulan lalu. HES juga mengaku, membutuhkan empat hari untuk menghilangkan jejak pembunuhan tersebut. Di rumah yang HES tinggali bersama keluarganya, diduga menjadi lokasi pembunuhan dan mutilasi jasad ayahnya. ***
Artikel Terkait

Raperda Pendidikan di Kabupaten Pekalongan Disepakati, Ciptakan Sekolah yang Aman dan Inklusif

Buka Jumbara PMR XII di Kajen, Begini Pesan Plt Bupati Pekalongan Sukirman

Pemuda di Brebes Datangi Mapolsek Mengaku Memutilasi Ayahnya
