Warga Kembali Tertemper Kereta Api di Bumiayu, Dua Orang Tewas dalam Dua Hari

Jumat, 30 Oktober 2026 | 12.35 WIB
Evakuasi warga Tertemper kereta api di Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.
Evakuasi warga Tertemper kereta api di Adisana, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Evakuasi korban tertemper KA Cakrabuana di Desa Adisana, Bumiayu, Brebes, Jumat (30/10/2026). Korban meninggal dunia setelah mengalami luka serius.

BREBES, puskapik.com – Warga kembali tertemper kereta api di Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, Jumat pagi, 30 Oktober 2026.

Peristiwa ini menjadi kejadian kedua dalam dua hari berturut-turut yang merenggut nyawa warga di wilayah tersebut.

Korban terbaru diketahui bernama Iswadi (27), warga Dukuh Planjan, Desa Langkap, Kecamatan Bumiayu.

Baca Juga: Esport Sumbang Emas, Kontingen Kabupaten Tegal Tambah Medali di Porprov Jateng 2026

Ia tertemper KA 121B Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto di jalur rel kilometer 314+5, Desa Adisana, sekitar pukul 07.00 WIB.

Setelah kejadian, korban dievakuasi ke RSUD Bumiayu untuk mendapatkan penanganan medis. Namun, nyawanya tidak tertolong.

Berdasarkan informasi kepolisian, masinis sempat melihat seorang laki-laki berada di sekitar jalur rel saat kereta melintas.

Baca Juga: Hadirkan Beranda Imigrasi, Imigrasi Tegal Komitmen Permudah Layanan bagi Masyarakat

Masinis kemudian membunyikan klakson sebagai peringatan. Namun, korban tidak berhasil menghindar hingga tertemper kereta.

Iswadi diketahui mengalami sejumlah luka serius, di antaranya luka robek pada bagian kening dan dagu, luka bakar di kaki kiri, serta patah tulang pada pergelangan kaki kanan.

Informasi dari pihak keluarga menyebutkan, korban merupakan penyandang tunarungu dan tunawicara. Dalam kesehariannya, Iswadi diketahui sering mencari rumput untuk pakan ternak di sekitar kawasan rel kereta api.

Kapolres Brebes, AKBP Muhammad Ali Akbar, melalui Kapolsek Bumiayu AKP Edi Mardiyanto, membenarkan kejadian tersebut. Petugas kepolisian telah mendatangi lokasi dan melakukan penanganan."Masih dalam penanganan petugas kami," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Kamis, 29 Oktober 2026, kejadian serupa juga terjadi di jalur rel kilometer 317+6, Dukuh Sepur, Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu.

Korban bernama Kasijo (72), seorang petani warga setempat. Ia tertemper KA 121 Cakrabuana relasi Gambir-Purwokerto dan dinyatakan meninggal dunia setelah dievakuasi serta menjalani pemeriksaan di RSUD Bumiayu.

Dengan dua kejadian tersebut, dua warga meninggal dunia setelah tertemper kereta api di wilayah Kecamatan Bumiayu dalam kurun waktu dua hari. **

Artikel Terkait