Warga Negaradaha Bumiayu Tewas Tertemper KA Cakra Buana

Kamis, 29 Oktober 2026 | 10.32 WIB
Petugas mengevakuasi jasad Kasijo (72), warga Desa Negaradaha, yang tewas tertemper KA Cakra Buana di jalur kereta api Dukuh Sepur. (FOTO DOK)
Petugas mengevakuasi jasad Kasijo (72), warga Desa Negaradaha, yang tewas tertemper KA Cakra Buana di jalur kereta api Dukuh Sepur. (FOTO DOK)

Petugas mengevakuasi Kasijo (72), warga Negaradaha, Brebes, yang tewas tertemper KA Cakra Buana di jalur rel Dukuh Sepur, Kamis pagi.

BREBES, puskapik.com – Seorang warga Desa Negaradaha, Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes, tewas tertemper Kereta Api (KA) Cakra Buana relasi Gambir–Purwokerto, Kamis pagi, 29 Oktober 2026.

Korban bernama Kasijo, 72 tahun. Peristiwa itu terjadi di jalur kereta api kilometer 317+6, Dukuh Sepur, Desa Negaradaha, sekitar pukul 06.30 WIB.

Berdasarkan laporan Polsek Bumiayu, masinis KA 121 Cakra Buana melaporkan kejadian tersebut kepada petugas Stasiun Bumiayu. Kereta dengan lokomotif CC 2061301 itu kemudian melanjutkan penanganan sesuai prosedur.

Baca Juga: Jadi Inspirasi Kader Muda Nasional, Wagub Taj Yasin Berbagi Resep Kepemimpinan

Petugas PPKA bersama satpam kereta api mendatangi lokasi untuk memastikan kejadian. Setelah itu, laporan diteruskan ke Polsek Bumiayu.

Anggota Polsek Bumiayu bersama Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) kemudian memeriksa lokasi dan membawa korban ke RSUD Bumiayu untuk pemeriksaan dokter.

Hasil pemeriksaan luar oleh dokter jaga RSUD Bumiayu, dr. Septiana, menemukan luka robek pada kepala dan telinga kiri korban sekitar 5 sentimeter. Luka robek sekitar 1 sentimeter juga ditemukan di kepala bagian kanan.

Baca Juga: Kota Tegal Kemas 11 Emas di Porprov Jateng, Empat Cabor Masih Dibidik

Penyebab pasti kejadian tersebut belum diketahui. Polisi telah memeriksa keterangan saksi-saksi dan berkoordinasi dengan PT KAI terkait peristiwa itu.

Kapolsek Bumiayu, AKP Edi Mardiyanto, mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api karena dapat membahayakan keselamatan.

Artikel Terkait