Waspadai Jalur Tengkorak di Brebes Saat Mudik Lebaran, Ini Titiknya

Simpang tiga Jalingkut Brebes di Klampok, Wanasari, menjadi salah satu jalur rawan kecelakaan yang perlu diwaspadai pemudik saat arus mudik Lebaran.
BREBES, puskapik.com – Para pemudik yang melintasi wilayah Kabupaten Brebes saat arus mudik Lebaran diimbau untuk lebih berhati-hati. Pasalnya, sejumlah ruas jalan di Brebes dikenal sebagai jalur tengkorak. Ini karena rawan kecelakaan lalu lintas, terutama ketika volume kendaraan meningkat tajam saat musim mudik.
Beberapa titik yang kerap terjadi kecelakaan berada di jalur utama pantura maupun jalur penghubung antar kecamatan. Kepadatan kendaraan, kelelahan pengemudi, serta kondisi jalan yang lurus panjang sering menjadi faktor pemicu kecelakaan.
Dari penulusuran puskapik.com, setidaknya ada empat titik ruas jalan di wilayah Kabupaten Brebes, yang dikenal sebagia jalur tengkorak. Setiap tahun di jalur itu selalu memakan korban jiwa akibat kecelakaan lalu lintas.
Baca Juga: Saksi Ahli KPK Ragu Saat Ditanya Penetapan Tersangka Gus Yaqut Tanpa Surat Pemberitahuan
Empat titik yang dikenal rawan kecelakaan di Kabupaten Brebes di antaranya :
1. Jalur Pantura Kaligangsa - Klampok
Jalur ini rawan kecelakaan karena arus lalu lintas yang padat, kecepatan tinggi, dan perbatasan kota.
2. Jalur Pantura Tanjung - Kersana
Di jalur ini kerap menjadi titik rawan kecelakaan.
3. Jalur Lingkar Utara (Jalingkut)
Sering terjadi kepadatan tinggi, terutama saat mudik, jalur ini menjadi titik rawan kecelakaan. Apalagi, saat ini jalingkut lebih di dominasi kendaraan berat.
4. Jalur Tengah (Paguyangan - Bumiayu)
Dengan Medan berbukit dan berkelok, jalur ini patut di waspasai. Lokasi jalur ini berasa di Brebes Selatan, di ruas Tegal-Purwokerto.
Selain itu, sejumlah jalur alternatif yang dilalui pemudik menuju wilayah selatan juga memiliki tikungan tajam dan penerangan yang terbatas pada malam hari. Pengendara diimbau untuk tidak memaksakan diri berkendara saat kondisi tubuh lelah atau mengantuk.
Kasat Lantas Polres Brebes, AKP Ahmad Zainurrozaq mengatakan, dalam menghadapi arus mudik dan balik Lebaran tahun 2026, sejumlah persiapan telah dilakukan. Tidak hanya personel dan peralatan pendukung, tapi sistem rekayasa lalu lintas juga sudah disiapkan. Termasuk untuk mengantisipasi titik rawan macet dan kecelakaan.
Artikel Terkait

Mudahkan Cari Pekerjaan di Brebes, Inovasi Yuh Ngasab Lur Raih Penghargaan Indeks Inovasi Daerah

14 Rumah Sakit Jalin Kerjasama Layanan Bangkit Disdukcapil Brebes

Bupati Brebes Pesan Anak Yatim Jangan Rendah Diri, 100 Anak di Paguyangan Terima Bansos
