Harga Cabai Rawit Merah di Bumiayu Masih Mahal, Bawang Ikut Naik

Harga cabai rawit merah di Bumiayu tembus Rp100 ribu/kg jelang Ramadan. Bawang ikut naik, pedagang siasati dengan cabai kering.
BREBES, puskapik.com – Harga cabai rawit merah di Bumiayu, Kabupaten Brebes, masih mahal. Pantauan di Pasar Seng Bumiayu pada Selasa, 24 Februari 2026, atau hari ke-6 Ramadan 1447 H, cabai rawit merah dijual Rp 100.000 per kg.
Kenaikan harga mulai terlihat dua hari sebelum Ramadan, saat cabai rawit merah masih Rp 80.000 per kg.
“Cabai rawit merah masih Rp 100 ribu per kg. Stok ada, tapi harga memang belum turun. Beberapa komoditas lain juga ada perubahan harga,” kata Kepala Pasar Seng Bumiayu, Dwi Saputro.
Baca Juga: Gempur Kemiskinan di Jateng, 1.750 Pelaku UMKM Terima Tambahan Modal Usaha
Beberapa komoditas lain juga mengalami kenaikan. Cabai merah besar naik dari Rp 60.000 menjadi Rp 70.000 per kg, cabai merah keriting dari Rp 64.000 menjadi Rp 70.000 per kg, dan cabai rawit hijau kini Rp 60.000 per kg.
Bawang kating naik dari Rp 40.000 menjadi Rp 50.000 per kg, bawang putih dari Rp 36.000 menjadi Rp 50.000 per kg, dan bawang merah kini Rp 50.000 per kg dari sebelumnya Rp 45.000.
Kemudian beras Cap Kano tetap stabil di Rp 16.000 per kg, minyak goreng curah Rp 19.000 per kg, minyak goreng kemasan Rp 24.000 per kg. Telur ayam ras stabil di Rp 30.000 per kg selama sepekan terakhir.
Sementara itu, tingginya harga cabai mulai dirasakan pedagang makanan. Ripin, penjual soto dan lauk-pauk, mensiasatinya dengan cabai kering untuk sambal dan pemedas lauk-pauk supaya harga jual tetap terjangkau.
“Kalau pakai cabai rawit merah terus, modalnya berat. Sekarang saya campur cabai kering supaya tetap bisa jual dengan harga normal,” ujar Ripin. **


