Banjir Ancam Ketahanan Pangan, Pemkab Kendal Salurkan Beras untuk 41 Ribu Jiwa

Pemkab Kendal salurkan 5 kg beras CPP kepada 41.015 warga terdampak banjir di tujuh kecamatan guna menjaga ketahanan pangan.
KENDAL, puskapik.com — Banjir yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Kendal memicu ancaman terhadap ketahanan pangan masyarakat. Ribuan warga terdampak kesulitan beraktivitas normal akibat genangan air yang merendam permukiman dan akses jalan.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Kendal menyalurkan bantuan beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) kepada 41.015 jiwa terdampak banjir. Setiap warga menerima lima kilogram beras sebagai langkah darurat untuk memastikan kebutuhan pangan tetap terpenuhi.
Penyerahan bantuan dilakukan secara simbolis di desa dan kelurahan terdampak, salah satunya di Kelurahan Patukangan, Kecamatan Kendal.
Baca Juga: Diduga Microsleep, Truk Muat Mi Instan Terguling di Jalur Pengecoran Pantura Ketapang
Bupati Kendal, Dyah Kartika Permanasari, menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bentuk kehadiran pemerintah di tengah masyarakat saat terjadi bencana.
“Kami ingin memastikan masyarakat tetap memiliki akses pangan yang cukup di tengah dampak banjir. Pemerintah akan terus hadir membantu warga,” ujarnya.
Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Kendal, Pandu Rapriat Rogojati, menjelaskan bahwa penyaluran bantuan difokuskan pada tujuh kecamatan terdampak berdasarkan data resmi dari desa dan kelurahan.
Menurutnya, data penerima telah diverifikasi agar bantuan tepat sasaran dan benar-benar diterima warga terdampak.
Baca Juga: Berkat Capaian Ini, Kinerja Pemprov Jateng di Sektor Industri dan Pariwisata Tuai Apresiasi
“Total ada 41.015 jiwa yang menerima bantuan. Masing-masing mendapatkan lima kilogram beras,” jelasnya.
Di Kelurahan Patukangan tercatat 822 jiwa menerima bantuan. Sementara di Kelurahan Kalibuntu mencapai 1.600 jiwa. Jumlah penerima terbanyak berada di Desa Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, yakni 3.000 jiwa.
Lurah Patukangan, Agus Sulistyawan, menyampaikan apresiasi atas bantuan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat membantu warga kami yang terdampak banjir,” katanya.
Meski bantuan telah disalurkan, ancaman banjir masih menjadi kekhawatiran warga. Pemerintah bersama masyarakat terus melakukan berbagai langkah pencegahan, mulai dari peninggian jalan, normalisasi saluran air, hingga edukasi agar warga tidak membuang sampah ke sungai.
Pemkab Kendal memastikan distribusi bantuan berjalan lancar dan terus memantau perkembangan kondisi di lapangan guna menjaga stabilitas pangan masyarakat di tengah bencana. **
Artikel Terkait

FLS3N Pageruyung Kendal Jadi Ajang Pelestarian Budaya dan Pencarian Bibit Seniman Muda

Pemprov Jateng Beri Tali Asih untuk Penghafal Al-Qur’an, Capai 2.000 Santri per Tahun

10 Provinsi Perkuat Kolaborasi Energi Bersih, Sampah, dan Giant Sea Wall
