Bekal Timnas dan Tanah Kelahiran Jadi Modal Kendal Tornado FC di Laga Perdana Pegadaian Championship 2026/2027

Kamis, 10 September 2026 | 13.17 WIB
Kiper terbaik EPA Super League 2025/2026 Er Deva Aulia Egon siap perkuat Kendal Tornado FC. (edhot)
Kiper terbaik EPA Super League 2025/2026 Er Deva Aulia Egon siap perkuat Kendal Tornado FC. (edhot)

Kendal Tornado FC diperkuat kiper Timnas U-20 Er Deva Aulia Egon jelang laga perdana Championship 2026/2027. Ia membidik menit bermain dan target promosi.

KENDAL, puskapik.com — Kendal Tornado FC mendapat suntikan motivasi jelang menjalani laga perdana Grup Timur Pegadaian Championship 2026/2027. Dua pemainnya, Er Deva Aulia Egon dan Akbar Firmansyah, membawa bekal pengalaman berbeda untuk menghadapi musim kompetisi.

Deva baru saja kembali bergabung dengan skuad Laskar Badai Pantura setelah menjalani pemusatan latihan dan pertandingan bersama Timnas Indonesia U-20. Pengalaman menghadapi pemain dari berbagai negara menjadi modal penting bagi penjaga gawang tersebut.

Deva turut menjadi bagian dari Garuda Muda yang memastikan tiket ke putaran final Piala Asia U-20 2027 di China, yang dijadwalkan berlangsung 24 Maret-10 April 2027.

Baca Juga: Stadion Jati Diri Comal Pemalang Disiapkan Jadi Sport Center

Kiper terbaik EPA Super League 2025/2026 itu kembali berlatih bersama Kendal Tornado FC di Charlie Training Center, Salamsari, Boja, Kamis (10/9/2026).

"Alhamdulillah, pastinya bangga bisa berkontribusi di Timnas Indonesia U-20 dan membawa tim lolos ke Piala Asia. Suatu kebanggaan buat saya bisa masuk Timnas U-20," ujar Deva.

Selama memperkuat Timnas U-20, Deva mengaku mendapat banyak pengalaman baru. Atmosfer pertandingan internasional disebutnya memberikan tantangan berbeda dibandingkan kompetisi di level klub.

Baca Juga: Dinkes Kabupaten Tegal Gercep Tangani Warga Tak Punya BPJS Kesehatan

"Suasananya berbeda. Lawan-lawan dari negara lain cukup kuat dan bagus. Persaingannya juga berbeda dari klub. Kita bisa mendapat pelajaran bagaimana cara menghadapi lawan-lawan yang kuat," katanya.

Pengalaman tersebut kini ingin dibawa Deva ke Kendal Tornado FC. Ia membidik kesempatan bermain lebih banyak sekaligus membantu Laskar Badai Pantura mencapai target promosi ke Liga 1.

"Target saya di klub mungkin bisa mendapat menit bermain dan berkontribusi dengan klub, sambil membantu Kendal Tornado naik ke Liga 1," ujarnya.

Kembali ke klub juga membuat Deva mengaku rindu dengan suasana tim. Ia merasa nyaman dengan dukungan para pemain senior yang turut membantu perkembangannya.

"Suasananya di sini seru. Senior-senior juga baik dan bisa membimbing. Latihannya juga enak, saya enjoy," tutur dia.

Selain Deva, motivasi khusus juga dirasakan Akbar Firmansyah. Winger Kendal Tornado FC tersebut akan menghadapi De Reds FC di Surabaya, kota kelahirannya.

Stadion Tambaksari, yang juga dikenal sebagai Stadion Gelora 10 November, bukan tempat asing bagi Akbar. Pemain jebolan klub internal Bintang Timur itu pernah membawa Persebaya U-17 menjuarai Piala Soeratin 2018.

Ia kemudian menjadi bagian dari Persebaya U-20 yang meraih gelar juara Elite Pro Academy Liga 1 U-20 musim 2019.

"Tentu ada motivasi tersendiri ya bermain di tanah kelahiran. Apalagi saya juga memulai karir junior di Stadion Gelora 10 November," kata Akbar.

Bagi pemain yang memasuki musim kedua bersama Kendal Tornado FC tersebut, kesempatan kembali tampil di stadion yang memiliki sejarah panjang sepak bola Jawa Timur menjadi pengalaman spesial.

Akbar pun ingin memanfaatkan momentum tersebut untuk memberikan penampilan terbaik. Musim lalu, ia mencatatkan tiga gol dan empat assist bersama Laskar Badai Pantura.

"Saya ingin menikmati pertandingan, memberikan yang terbaik untuk tim, dan semoga bisa mendapatkan hasil yang bagus," ujarnya.

Jelang pertandingan, Akbar memastikan persiapan tim berjalan sesuai rencana. Pelatih telah memberikan materi taktik untuk menghadapi De Reds FC.

"Pelatih sudah memberikan program latihan baik taktikal untuk menghadapi De Reds FC. Kita akan bekerja keras memenangkan pertandingan, namun tidak boleh meremehkan mereka," tegasnya.

Bagi Kendal Tornado FC, pengalaman Deva dari panggung internasional dan motivasi Akbar di tanah kelahiran menjadi dua modal yang diharapkan mampu mengangkat performa tim sejak laga pertama.

Artikel Terkait