Cek Tanggul Jebol di Pekalongan, Ahmad Luthfi: Tahun Ini Disiapkan Anggaran Normalisasi Sungai Bremi Rp 37 Miliar, Tahun Depan Rp 700 Miliar

Kamis, 26 Maret 2026 | 18.27

Gubernur Jateng Ahmad Luthfi cek tanggul jebol Sungai Bremi, Pekalongan. Disiapkan normalisasi Rp37 M tahun ini dan Rp700 M tahun depan.

PEKALONGAN, puskapik.com - Tanggul Sungai Bremi yang jebol di wilayah perbatasan Kota dan Kabupaten Pekalongan memicu respons cepat Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Gubernur Ahmad Luthfi turun langsung ke lokasi, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas daerah sekaligus memastikan penanganan darurat hingga normalisasi sungai berjalan tanpa jeda.

Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, meninjau langsung lokasi jebolnya tanggul Sungai Bremi di Kelurahan Pedukuhankraton, Pabean Barat, Kota Pekalongan, Kamis sore (26/3/2026).

Baca Juga: Libur Lebaran 2026, Kunjungan Wisata Jateng Melonjak 5,25 Persen

Dalam kunjungan tersebut, Gubernur didampingi Wali Kota Pekalongan Achmad Afzan Arslan Djunaid, Wakil Wali Kota Balgis Diab, serta Plt Bupati Pekalongan Sukirman.

Berdasarkan pantauan di lapangan, tanggul sungai jebol sepanjang sekitar 15–20 meter akibat tingginya debit air pascahujan deras.

Luapan air kemudian merendam area persawahan di Pasirsari (Kota Pekalongan) dan Tegaldowo (Kabupaten Pekalongan), serta mulai masuk ke permukiman warga di Kelurahan Pasirkratonkramat.

Baca Juga: Rekor Penumpang Kereta di Daop 5 Purwokerto, 3 Hari Berturut-turut Pecahkan Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah Operasional

Ahmad Luthfi menegaskan, kondisi geografis yang melibatkan dua wilayah administrasi menjadi alasan pentingnya kolaborasi antara pemerintah kabupaten, kota, dan provinsi.

“Ini wilayahnya berbatasan. Sebelah sini kabupaten, sebelahnya lagi kota, sehingga harus dikerjakan bersama. Kolaborasi sudah berjalan dan harus terus diperkuat,” ujar Ahmad Luthfi.

Halaman 1 dari 3

Artikel Terkait