Deva Aulia Tinggalkan Kendal Tornado, Try Hamdani Berpeluang Kembali Jadi Starter

Senin, 28 September 2026 | 16.45 WIB
Penjaga gawang Kendal Tornado FC Er Deva Aulia Egon.
Penjaga gawang Kendal Tornado FC Er Deva Aulia Egon. (Edhot)

Kendal Tornado FC kehilangan Deva Aulia yang dipanggil Timnas U-20 untuk TC di China. Try Hamdani berpeluang kembali menjadi starter melawan Persis Solo.

KENDAL, puskapik.com – Kendal Tornado FC harus kehilangan salah satu pemain pentingnya menjelang pertandingan melawan Persis Solo pada matchday keempat Pegadaian Championship 2026/2027.

Penjaga gawang muda Er Deva Aulia Egon meninggalkan klub sementara waktu untuk memenuhi panggilan Timnas Indonesia U-20. Pemain berusia 18 tahun itu dijadwalkan mengikuti training camp (TC) Garuda Muda di China pada 28 September-6 Oktober 2026.

Pemanggilan tersebut menjadi bagian dari persiapan Timnas Indonesia U-20 menuju Piala Asia U-20 2027.

Bagi Kendal Tornado, kepergian Deva membuat persaingan di posisi penjaga gawang kembali terbuka. Pelatih Stefan Keeltjes menyiapkan tiga nama lain, yakni Try Hamdani Goentara, Rafi Pamungkas, dan Muhammad Alim Hidayatullah.

Baca Juga: Kemarau Bikin Warga di Kendal Kesulitan Air, Polres Kendal Kirim 12 Ribu Liter

Dari ketiga nama tersebut, Try Hamdani berpeluang kembali mengisi posisi penjaga gawang utama.

“Saya rasa tiga kiper kami lainnya juga berkualitas. Termasuk Try yang mungkin nanti kembali mengisi kiper utama,” kata Stefan, Senin 28 september 2026.

Deva sebelumnya menjadi pilihan utama Stefan dalam tiga pertandingan awal kompetisi musim ini.

Penampilan kiper jebolan PFA Sukoharjo tersebut cukup menjanjikan. Dari tiga laga, Deva mampu mencatatkan dua clean sheet ketika Kendal Tornado menghadapi De Reds FC dan Persipura Jayapura.

Satu-satunya laga ketika Deva kebobolan terjadi saat menghadapi Barito Putera. Dalam pertandingan tersebut, gawang Kendal Tornado kemasukan dua gol.

Baca Juga: Pemkot Tegal Verifikasi Koperasi Merah Putih, Serah Terima Tunggu Kelengkapan

Meski harus kehilangan Deva untuk sementara, Stefan tidak mempermasalahkan situasi tersebut. Ia justru mendukung penuh kesempatan anak asuhnya untuk bergabung dengan tim nasional.

“Jadi Deva langsung bergabung ke timnas. Dia kami datangkan untuk mengisi slot regulasi. Tapi kalau negara memanggil tentu kami berikan dukungan penuh,” ujarnya.

Pemanggilan Deva sekaligus menjadi kesempatan bagi tiga kiper lainnya untuk menunjukkan kemampuan. Stefan pun memastikan posisi penjaga gawang untuk laga kontra Persis Solo akan ditentukan dari kesiapan pemain.

Bagi Deva sendiri, TC di China menjadi pengalaman baru bersama Timnas Indonesia U-20 sekaligus kesempatan untuk bersaing memperebutkan tempat dalam skuad yang dipersiapkan menuju Piala Asia U-20 2027. ***

Artikel Terkait