Disdikbud Kendal Tekankan Legalitas dan Mutu Pembelajaran PAUD Muslimat NU

Disdikbud Kendal dorong 167 lembaga PAUD Muslimat NU tingkatkan mutu pembelajaran, penuhi perizinan operasional, dan tertibkan pengelolaan dana BOP.
KENDAL, puskapik.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal mendorong seluruh lembaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) di bawah naungan Muslimat NU untuk memperkuat tata kelola administrasi, memenuhi perizinan operasional, serta meningkatkan kualitas pembelajaran.
Penekanan tersebut disampaikan Subkoordinator Kurikulum Penilaian PAUD dan Pendidikan Nonformal (PNF) Disdikbud Kendal, Rokiban, dalam rapat koordinasi berkala bersama Yayasan Pendidikan Muslimat NU (YPMNU) Kabupaten Kendal, Selasa 20 Oktober 2026. Kegiatan tersebut diikuti perwakilan 167 lembaga PAUD Muslimat NU se-Kabupaten Kendal.
Rokiban mengatakan, legalitas operasional menjadi salah satu hal penting yang harus diperhatikan setiap lembaga pendidikan. Karena itu, satuan PAUD yang belum memiliki izin resmi diminta segera mengurus perizinan agar penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai ketentuan.
Menurut dia, persoalan perizinan juga perlu menjadi perhatian agar hak anak untuk memperoleh layanan pendidikan tetap terpenuhi, termasuk dalam pendataan peserta didik.
Baca Juga: HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Tegal Kota dan Awak Media Gelar Aksi Donor Darah
“Bagi anak-anak yang pembelajarannya masih terkendala karena lembaganya belum berizin, kami harapkan bisa menginduk ke satuan lain terlebih dahulu agar nantinya tetap memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN),” jelasnya.
Selain legalitas, Disdikbud Kendal menekankan penerapan Kurikulum Operasional Satuan Pendidikan (KOSP) secara optimal. Lembaga PAUD diminta menjalankan kurikulum sesuai ketentuan dengan mengintegrasikan muatan lokal serta nilai-nilai ke-NU-an dalam kegiatan pembelajaran sehari-hari.
Pengelolaan Bantuan Operasional Penyelenggaraan (BOP) juga menjadi perhatian. Rokiban mengingatkan agar bantuan pemerintah tersebut digunakan secara tepat sasaran, transparan, dan diprioritaskan untuk mendukung kegiatan pembelajaran serta peningkatan mutu pendidikan.
Di bidang sumber daya manusia, Disdikbud Kendal mendorong guru PAUD yang belum memiliki kualifikasi sarjana (S1) agar melanjutkan pendidikan melalui program bantuan pendidikan yang tersedia.
“Kualifikasi guru PAUD harus maksimal karena berbanding lurus dengan kualitas proses pembelajaran anak. Selain itu, kualifikasi S1 juga menjadi syarat untuk memperoleh tunjangan profesi,” tambahnya.
Ketua Ikatan Guru PAUD (IGPAUD) Muslimat NU Kabupaten Kendal, Nur Azizah, mengapresiasi pembinaan dan pendampingan yang selama ini diberikan Disdikbud Kendal. Menurut dia, sinergi tersebut turut mendukung perkembangan lembaga PAUD Muslimat NU di Kabupaten Kendal.
Ia menyebutkan, tingkat kehadiran dalam rakor kali ini mencapai lebih dari 90 persen dari total 167 lembaga yang terdata. Hal itu menunjukkan tingginya perhatian para pengelola dan pendidik terhadap peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini.
Baca Juga: Ratusan Personel Gabungan Siap Amankan Pilkades Serentak 2026 di Pemalang
Nur Azizah mengatakan, sejumlah kepala sekolah dan guru dari lembaga PAUD Muslimat NU juga berhasil meraih prestasi dalam ajang Kepala TK dan Guru Berprestasi yang diselenggarakan dinas.
Selain pembinaan, dukungan pemerintah daerah juga diwujudkan melalui program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah untuk menunjang kegiatan belajar mengajar.
Ia berharap para pendidik terus meningkatkan kompetensi melalui pendidikan formal, pelatihan, serta kelompok belajar agar mampu mengikuti perkembangan dunia pendidikan.
“Sebagai pendidik di era yang terus berkembang, kita harus rajin menimba ilmu dan aktif memanfaatkan kelompok belajar demi meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kabupaten Kendal,” pungkasnya.***
Artikel Terkait

Sedimentasi Cepat Menumpuk, Dermaga Tawang Kendal Mulai Dikeruk

Peduli Krisis Air, Polres Tegal Salurkan 20.000 Liter Air Bersih ke Desa Karangmalang dan Tonggara

HUT Ke-75 Humas Polri, Polres Tegal Kota dan Awak Media Gelar Aksi Donor Darah
