DLH Kendal Bidik Pagersari Patean Jadi Desa ProKlim Terbaik

DLH Kendal membina Desa Pagersari, Kec. Patean, untuk ikuti Program Kampung Iklim (ProKlim). Pagersari ditargetkan mampu meraih predikat Desa ProKlim terbaik.
KENDAL, puskapik.com – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kendal mulai mempersiapkan Desa Pagersari, Kecamatan Patean, untuk mengikuti Program Kampung Iklim (ProKlim).
Melalui pembinaan berbasis kesiapan desa, Pagersari ditargetkan tidak sekadar menjadi peserta, tetapi mampu meraih predikat Desa ProKlim terbaik.
Langkah awal persiapan tersebut dilakukan melalui sosialisasi sistem pembinaan berbasis kesiapan desa yang digelar di Kampung Jawa, Desa Pagersari.
Baca Juga: Kendal Andalkan Industri dan Infrastruktur Pacu Ekonomi 2027
Kegiatan ini melibatkan pemerintah desa, tokoh masyarakat, pegiat lingkungan, serta kelompok masyarakat yang selama ini memiliki kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Kepala Bidang Tata Lingkungan DLH Kendal, Saefur Rohman, mengatakan sosialisasi tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong Desa Pagersari berpartisipasi dalam ajang Desa ProKlim.
“Sosialisasi ini bertujuan untuk mengikutsertakan Desa Pagersari menjadi peserta dalam ajang Desa ProKlim,” katanya.
Baca Juga: Cak Imin Janjikan Perhatian Khusus untuk Pengentasan Kemiskinan di Brebes
Menurut dia, DLH Kendal memiliki harapan lebih besar terhadap keikutsertaan Pagersari. Desa tersebut diharapkan mampu menunjukkan kesiapan dan potensi lingkungan yang dimiliki sehingga dapat bersaing untuk meraih predikat terbaik.
“Target kami Pagersari menjadi Desa ProKlim terbaik. Dan semoga tercapai,” lanjutnya.
Melalui pembinaan tersebut, masyarakat didorong untuk mengembangkan berbagai kegiatan yang mendukung upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.
Keterlibatan warga menjadi faktor penting karena keberhasilan ProKlim tidak hanya bergantung pada pemerintah desa, tetapi juga membutuhkan gerakan bersama masyarakat.
Potensi dan aktivitas kelompok masyarakat yang selama ini berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan diharapkan dapat terus diperkuat.
Dengan demikian, berbagai upaya tersebut bisa menjadi modal bagi Pagersari dalam memenuhi kriteria penilaian ProKlim.
Tokoh masyarakat sekaligus Pembina Kampung Jawa Pagersari, Munawar, menyambut positif pendampingan yang dilakukan DLH Kendal. Dia berharap sosialisasi tersebut mampu meningkatkan kesadaran warga untuk lebih peduli terhadap lingkungan.
“Alhamdulillah, semoga dari sosialisasi ini membuat Desa Pagersari semakin peduli lingkungan dan menjadi contoh untuk desa lain,” ungkapnya.
Dia berharap kegiatan tersebut tidak berhenti sebatas penyampaian materi, melainkan dilanjutkan dengan aksi nyata dan berkelanjutan di tengah masyarakat.
Dengan dukungan DLH Kendal, pemerintah desa, serta berbagai kelompok masyarakat, Pagersari diharapkan semakin siap mengikuti penilaian ProKlim.
Lebih dari sekadar mengejar penghargaan, program ini diharapkan mampu membangun kebiasaan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan menghadapi dampak perubahan iklim. **



