Dokter Spesialis Turun ke Desa, Speling Jadi Harapan Baru Warga Kendal

Program Speling hadirkan dokter spesialis gratis ke desa di Kendal. Target 54 desa terlayani 2026, perluas akses kesehatan hingga pelosok.
KENDAL, puskapik.com – Harapan warga desa untuk mendapatkan layanan dokter spesialis kini tak lagi harus menempuh perjalanan jauh ke rumah sakit. Melalui program Speling atau Spesialis Keliling, Pemerintah Provinsi Jawa Tengah menghadirkan layanan kesehatan gratis langsung ke desa-desa, termasuk di Kabupaten Kendal.
Program yang digagas Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi ini menjadi bagian dari komitmen meningkatkan derajat kesehatan masyarakat di 35 kabupaten/kota. Speling menghadirkan pemeriksaan dokter spesialis penyakit dalam, anak, kandungan, hingga kesehatan jiwa. Layanan penunjang seperti USG dan skrining penyakit kronis serta Tuberkulosis (TB) juga tersedia.
Di Kendal, Speling dipadukan dengan program rumah sakit berjalan milik pemerintah daerah. Sinergi ini diharapkan memperluas jangkauan layanan, terutama bagi warga yang kesulitan mengakses fasilitas kesehatan rujukan.
Baca Juga: Tersengat Listrik Saat Mengecat, Pekerja Terpental dari Lantai Dua di Boja Kendal
Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Daerah Kendal, Anita Dianawati, menyebutkan pada 2026 ditargetkan 54 desa dapat terlayani. Namun pelaksanaannya akan menyesuaikan kesiapan di lapangan.
“Tahun 2025 lalu kami berhasil melaksanakan di 15 desa. Tahun ini targetnya 54 desa, namun tetap melihat kemampuan dan evaluasi pelaksanaan,” ujarnya.
Pelaksanaan terbaru digelar di Desa Sumberejo, Kecamatan Kaliwungu, Kamis (26/2/2026), bekerja sama dengan Rumah Sakit Darul Istiqomah.
Direktur RSDI Kaliwungu, Muhammad Arif Rida, menyatakan dukungannya dengan menerjunkan tiga dokter spesialis, yakni spesialis anak, kandungan, dan kesehatan jiwa.
Antusiasme warga terlihat tinggi. Ida, salah satu warga Desa Sumberejo, mengaku terbantu dengan layanan tersebut. Ia tak perlu lagi mengeluarkan biaya dan waktu untuk mendapatkan pemeriksaan dokter spesialis.
Dukungan juga datang dari anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kholid Abdillah, yang menilai Speling sebagai langkah konkret menghadirkan pelayanan kesehatan hingga pelosok desa.


