Dua Anak Ditemukan Tak Bernyawa di Sungai Bodri Kendal, Dua Lainnya Selamat

Dua anak ditemukan meninggal dunia di Sungai Bodri, Wonosari, Kendal. Dua anak lainnya dilaporkan berhasil selamat dalam peristiwa tersebut.
KENDAL,puskapik.com – Suasana di Dukuh Tanjung, Desa Wonosari, Kecamatan Pegandon, Kabupaten Kendal, mendadak duka setelah dua anak ditemukan meninggal dunia di aliran Sungai Bodri, Minggu 25 oktober 2026) ore. Dua anak lainnya yang berada di lokasi kejadian berhasil selamat.
Peristiwa tersebut diketahui sekitar pukul 15.00 WIB. Saat itu, Keman (53), warga setempat, hendak menuju sawah dengan menyeberangi sungai. Di tengah perjalanan, ia melihat seorang anak tergeletak di aliran sungai dan tersangkut di antara bebatuan.
Keman kemudian meminta bantuan Mukromin, tetangganya, untuk memberitahukan kejadian tersebut kepada keluarga korban dan warga sekitar. Warga segera berdatangan untuk memberikan pertolongan dan mengevakuasi anak yang ditemukan.
Korban pertama yang ditemukan diketahui bernama Anjani, sekitar 11 tahun, siswi kelas V SDN 02 Wonosari. Ia merupakan warga Dukuh Tanjung RT 01/RW 05. Saat ditemukan sekitar pukul 16.12 WIB di bagian sungai yang dangkal, Anjani sudah meninggal dunia.
Baca Juga: Berburu Ikan Raksasa di Sungai Aji Kendal, 1.000 Pemancing Berebut Hadiah
Setelah itu, warga bersama tim pencarian berupaya mencari seorang anak lainnya yang belum ditemukan. Pencarian akhirnya membuahkan hasil setelah Naila, 8 tahun, siswi kelas I SDN 02 Wonosari, ditemukan sekitar pukul 17.15 WIB. Namun, korban juga telah meninggal dunia.
Sementara itu, dua anak lainnya yang diketahui berada bersama korban, yakni Hana, 7 tahun, siswi TK Tanjung, dan Diva, 10 tahun, siswi kelas III SDN 02 Wonosari, berhasil selamat.
Kepala Pelaksana BPBD Kendal, Toni Ariwibowo, menyampaikan bahwa setelah kejadian diketahui, warga melakukan pertolongan dan pencarian awal sebelum berkoordinasi dengan tim SAR gabungan.
“Peristiwa tersebut menjadi perhatian kita, sungai yang biasa dilalui warga untuk beraktivitas itu justru menjadi lokasi kejadian yang merenggut nyawa dua anak,” katanya.
Hingga proses pencarian selesai, dua korban telah ditemukan. Adapun penyebab pasti kejadian tersebut belum dijelaskan dalam keterangan yang tersedia.***



