Dua Rumah Tak Layak Huni Direhab, Pemuda Siddiqiyyah Bantu Warga Tosari Kendal

Dua warga Tosari, Brangsong, Kendal, kini memiliki rumah layak huni setelah mendapat bantuan program Rumah Syukur Siddiqiyyah. Bantuan ini diharapkan membawa kenyamanan baru.
KENDAL, puskapik.com – Harapan memiliki rumah yang aman dan layak akhirnya dirasakan Jumaiyah dan Ngasmani, warga Desa Tosari, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal. Rumah kedua keluarga yang sebelumnya jauh dari kata layak, kini dibangun kembali melalui program Rumah Syukur Layak Huni.
Dua unit rumah tersebut diresmikan Organisasi Pemuda Siddiqiyyah Kabupaten Kendal, Senin (31/8/2026). Pembangunan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-81, kelahiran Nabi Muhammad SAW, serta HUT Dilal Berkat Rahmat Allah (DIBRA) Siddiqiyyah.
Sebelum mendapatkan bantuan, rumah Jumaiyah dan Ngasmani berada dalam kondisi memprihatinkan. Selain kondisi bangunan yang tidak layak, kedua rumah tersebut juga kerap terdampak banjir.
Baca Juga: Bupati Tegal Kukuhkan Kontingen Popda, Targetkan Masuk 10 Besar Jateng
Keduanya merupakan warga dengan kondisi ekonomi sederhana. Jumaiyah sehari-hari bekerja sebagai buruh penjemur triplek, sedangkan Ngasmani mencari ikan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.
Ketua Organisasi Pemuda Siddiqiyyah Kabupaten Kendal Arif Hidayat mengatakan, pembangunan dua rumah tersebut telah diawali dengan peletakan batu pertama pada 22 Juni 2026.
Menurut Arif, momentum tersebut dipilih bukan tanpa alasan. Tanggal 22 Juni memiliki kaitan dengan sejarah perumusan gagasan Pancasila oleh Bung Karno.
Baca Juga: Ditinggal ke Sawah, Warga Margosari Kendal Geger Rumah Sodikin terbakar
"Peletakan batu pertama kami laksanakan pada 22 Juni, bertepatan dengan momen historis ketika Bung Karno merumuskan gagasan Pancasila. Nilai kemerdekaan dan Pancasila inilah yang menjadi semangat kami," jelasnya.
Program Rumah Syukur Layak Huni sendiri merupakan agenda sosial yang dilaksanakan secara rutin oleh organisasi Siddiqiyyah di berbagai daerah di Indonesia.
Hingga tahun ini, pembangunan rumah melalui program tersebut telah mencapai 136 unit.
Arif mengatakan, program tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi untuk menghadirkan manfaat yang dapat dirasakan langsung masyarakat, khususnya mereka yang membutuhkan.
Peresmian dua rumah di Desa Tosari juga dirangkai dengan pemberian santunan kepada masyarakat sekitar.
Sebanyak 117 paket sembako dan uang tunai dibagikan kepada warga sebagai bagian dari santunan nasional.
Arif berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan jumlah rumah yang dibangun pada tahun-tahun berikutnya semakin bertambah.


