Duta Pelajar IPPNU Kendal Jadi Ruang Unjuk Potensi dan Terus Dikembangkan

Minggu, 20 September 2026 | 17.42
Ketua DPRD Kendal Mahffud Sodiiq
Ketua DPRD Kendal Mahffud Sodiiq (edhot)

Duta Pelajar dan Gelar Budaya PC IPPNU Kendal 2026 menjadi ruang bagi pelajar putri mengembangkan potensi, kreativitas, kepercayaan diri, dan kepemimpinan.

KENDAL, puskapik.com – Pelajar putri di Kabupaten Kendal mendapat ruang untuk menunjukkan kemampuan, kreativitas, sekaligus mengasah kepercayaan diri melalui ajang Duta Pelajar dan Gelar Budaya PC IPPNU Kabupaten Kendal 2026.

Kegiatan yang mengusung tema “Berdaya, Digdaya, Berbudaya” tersebut digelar di Ruang Paripurna Kantor DPRD Kabupaten Kendal, Minggu 20 september 2026.

Ketua DPRD Kabupaten Kendal Mahfud Sodiq mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Menurutnya, organisasi pelajar memiliki peran penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pengembangan kapasitas generasi muda.

Baca Juga: Mikrobus Rombongan Fatayat NU Terguling di Tanjakan Cilongok Balapulang Tegal, 5 Luka-luka

“Hari ini adalah final Duta Pelajar dan Gelar Budaya dengan tema Berdaya, Digdaya, dan Berbudaya. Ini menjadi motivasi bagi rekan dan rekanita,” kata Mahfud.

Menurut dia, pengalaman berorganisasi dapat membantu pelajar mengembangkan berbagai kemampuan, mulai dari komunikasi, kreativitas, kepercayaan diri hingga kepemimpinan.

Karena itu, ia berharap kegiatan yang digelar PC IPPNU Kendal tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan tahunan, tetapi dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan pelajar.

Baca Juga: Sah! 4.140 Pelajar Dikukuhkan Menjadi Anggota PMR Kabupaten Tegal

“Organisasi pelajar menjadi bagian penting dalam proses belajar dan pengembangan kemampuan generasi muda. Karena itu, ruang-ruang seperti ini perlu terus dikembangkan,” ujarnya.

Ketua PC IPPNU Kabupaten Kendal Ainindha Nur Baiti mengatakan, kegiatan Duta Pelajar dan Gelar Budaya merupakan hasil persiapan yang dilakukan hampir selama satu tahun.

Menurutnya, kegiatan tersebut lahir dari keinginan IPPNU untuk menghadirkan ruang bagi pelajar putri di berbagai wilayah Kabupaten Kendal.

Baca Juga: Dandim Cup Roadrace Bangkitkan Gairah Balap di Sirkuit Pantai Widuri Pemalang

“Kami berusaha menjangkau pelajar putri di berbagai wilayah Kabupaten Kendal, dari kawasan Pantura hingga daerah pelosok. Ini menjadi bagian dari proses untuk melihat sekaligus menghadirkan ruang bagi mereka melalui IPPNU,” kata Ainindha.

Ia berharap kegiatan tersebut dapat terus digelar dan dikembangkan pada tahun-tahun berikutnya.

“Semoga kegiatan ini bukan menjadi yang terakhir. Ke depan, PC IPPNU Kabupaten Kendal akan terus menghadirkan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat lebih luas bagi pelajar dan masyarakat,” ujarnya.

Ainindha menegaskan, keberdayaan pelajar perempuan tidak hanya ditunjukkan dengan keberanian tampil dan menyampaikan pendapat.

“Perempuan yang berdaya itu bukan hanya keras suaranya, tetapi juga kuat imannya, kuat mentalnya, dan mampu menjaga martabat kita sebagai seorang pelajar,” katanya.

Wakil Ketua PCNU Kabupaten Kendal KH Sajidin Noor menilai kegiatan IPNU-IPPNU yang memberikan manfaat bagi organisasi dan masyarakat perlu terus dilaksanakan secara optimal.

“Kegiatan seperti ini sangat baik. Ketika kegiatan IPNU-IPPNU memberikan manfaat bagi organisasi, masyarakat, pemerintahan, maupun negara, maka harus kita laksanakan sebaik mungkin dengan pelaksanaan yang optimal,” kata Sajidin.

Menurutnya, Duta Pelajar dan Gelar Budaya juga menjadi bagian dari proses kaderisasi generasi muda NU.

Para kader IPNU-IPPNU, kata dia, tidak hanya perlu memiliki ilmu dan kemampuan, tetapi juga harus menjaga adab dalam menjalankan organisasi.

“Ketika kita sudah berdaya, digdaya, dan berbudaya, tetapi kurang beradab, maka kita akan kehilangan nilai yang penting,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Kendal Beni Karnadi mengingatkan para kader IPNU-IPPNU agar tidak meremehkan kemampuan diri.

“Jangan meremehkan kemampuan diri, jangan memperkecil kemampuan diri. Siapa pun dia, apa pun ukurannya, apa pun pengaruhnya, pasti akan memberikan dampak,” kata Beni.

Ia mendorong organisasi pelajar menjadi ruang belajar sekaligus tempat bagi generasi muda untuk mengembangkan dan mengekspresikan potensi melalui kegiatan positif.

Beni menilai pelaksanaan Duta Pelajar dan Gelar Budaya menjadi salah satu gambaran bahwa pelajar di Kabupaten Kendal memiliki kapasitas dan kreativitas yang masih dapat terus dikembangkan.***